nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kakek di Malang Nekat Cetak Uang Palsu, Dipakai Belanja di Pasar Tradisional

Rabu 29 Januari 2020 23:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 29 519 2160385 kakek-di-malang-nekat-cetak-uang-palsu-dipakai-belanja-di-pasar-tradisional-5NtTrV1c3h.JPG Pecahan uang palsu (Foto: Okezone)

MALANG – Seorang kakek di Malang, Jawa Timur (Jatim) diringkus polisi lantaran nekat memalsukan sekaligus mengedarkan uang palsu (upal) sebesar Rp7 juta. Pelaku diamankan pedagang pasar yang menjadi korban.

Sutinggal (61), warga Desa Girimulyo, Gedangan, Kabupaten Malang ditangkap usai membeli cabai dengan upal di Pasar Tradisional Waringin Turen. Dia ditangkap dengan barang bukti upal nominal pecahan Rp20 ribu, Rp50 ribu dan Rp100 ribu serta uang asli hasil kembalian dari penggunaan upal.

Di hadapan petugas, pelaku mengaku membuat upal dengan menscan uang asli dan kemudian dicetak. Pelaku lantas menggunakannya untuk membeli cabai di pasar tradisional yang tak memiliki alat pendeteksi.

Panitreskrim Polsek Turen, Iptu Soleh Mas'udi mengatakan korban melaporkan pelaku ke pos satpam pasar yang kemudian melapor ke polisi. “Pelaku mau cari untung lewat uang kembalian yang diterima,” katanya, menukil dari laman iNews.id, Rabu (29/1/2020).

Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti uang palsu senilai Rp7 juta dan printer sebagai alat pencetak uang. Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 26 ayat 1, 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 juncto Pasal 245 KUHP tentang pembuat dan pengedar upal dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini