Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Evakuasi WNI dari Wuhan, Presiden Jokowi : Tahapannya Sore Ini Kita Lakukan

Hambali , Jurnalis-Kamis, 30 Januari 2020 |15:49 WIB
Evakuasi WNI dari Wuhan, Presiden Jokowi : Tahapannya Sore Ini Kita Lakukan
Presiden Jokowi (Foto: Ist)
A
A
A

TANGSEL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan sedang mematangkan kajian untuk proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, China. Tahapan demi tahapan harus dilakukan secara saksama. 

"Menjajaki mengenai itu (evakuasi WNI-red). Tapi, juga tahapan-tahapannya baru sore ini kita lakukan. Kalau yang nanti evakuasi masuknya nanti seperti apa. Kemudian setelah dibawa ke sini, apakah kita karantina dalam jumlah banyak itu di mana," kata Jokowi usai menghadiri Rakornas Iptek di Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (30/1/2020).

"Hal-hal seperti ini jangan dianggap gampang, disiapkan betul karena ini menyangkut virus," ucapnya.

Baca Juga: Antisipasi Virus Korona, RSUD Bengkulu Siapkan Ruang Isolasi Berbentuk Kapsul

Jokowi melanjutkan, proses evakuasi akan melibatkan TNI. Hal itu, menurutnya, karena mempertimbangkan kesiapan TNI yang memiliki tim medis dan peralatan memadai.

"Memang yang paling siap menurut saya memang dari TNI, yang berhubungan dengan kesehatan. Kita akan ada, apa misalnya tim RSPAD itu memang jauh lebih siap," ujarnya.

Sebelumnya, tiga pesawat TNI Angkatan Udara (AU) disiagakan untuk sewaktu-waktu mengevakuasi WNI di Wuhan, China. Kota tersebut merupakan wilayah terparah mewabahnya virus korona.

Menurut Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama Fajar Adriyanto, disiagakannya dua pesawat Boeing 737 dan satu C130 Hercules itu berdasarkan rapat dengan kementerian terkait. Selain itu, TNI menyiapkan personel dari Batalion Kesehatan.

Situasi di Wuhan Foto: Ist

Namun, TNI AU masih belum mengetahui kapan WNI akan dievakuasi. Pasalnya, keputusan itu akan diputuskan oleh pemerintah Indonesia.

"Kami kan hanya siap saja. Menunggu dari Kemenlu bisa tembus tidak ke pemerintah sana untuk agar kami bisa berangkat atau tidak, yang jelas TNI AU siap 24 jam," ujar Fajar.

Baca Juga: Dua Pasien RSHS Bandung Dinyatakan Negatif Virus Korona

Selain pesawat, TNI AU juga menyiapkan petugas medis untuk mengevakuasi WNI di China. Nantinya, Kementerian Kesehatan juga akan mengerahkan tim medisnya.

"Ini kan sementara terdaftar WNI di sana 240-an yah, sekitar itu. Itu harus butuh berapa tenaga medis. Kami masih stand by, TNI AU yang jelas siap, kapan pun diberangkatkan siap," katanya.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement