nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PBB Beri Pengecualian Sanksi untuk Bantu Korea Utara Cegah Penyebaran Virus Korona

Agregasi VOA, Jurnalis · Selasa 11 Februari 2020 14:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 11 18 2166727 pbb-beri-pengecualian-sanksi-untuk-bantu-korea-utara-cegah-penyebaran-virus-korona-IR9oJAXGFW.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

NEW YORK - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) siap memberikan pengecualian pada sanksi terhadap Korea Utara, agar negara terisolasi itu dapat menerima bantuan guna mencegah penyebaran virus korona.

Sejak 2006 Dewan Keamanan PBB telah menerapkan sanksi yang membatasi arus keluar masuk barang ke Korea Utara yang bertujuan mengekang program senjata nuklir negara itu. Dengan pengecualian ini, organisasi kemanusiaan akan dapat menyalurkan bantuannya dalam upaya mencegah penyebaran virus itu di Korea Utara.

BACA JUGA: Korban Tewas Virus Korona Tembus 1.018 Orang

Wakil Direktur Human Rights Watch Divisi Asia, Phil Robertson mengatakan organisasi-organisasi bantuan tidak bisa beroperasi di Korea Utara untuk membantu mengatasi dan mengobati pasien virus mematikan itu "tanpa izin dari pemerintah".

Hingga saat ini Korea Utara belum meminta bantuan dari organisasi luar mana pun meski Pyongyang telah meningkatkan upaya untuk mencegah virus itu memasuki negaranya. Demikian diwartakan VOA, Selasa (11/2/2020).

Belum ada laporan resmi mengenai kasus infeksi virus korona yang dikonfirmasi di Korea Utara. Namun, Daily NK pada Senin, 10 Februari 2020 melaporkan bahwa seorang perempuan di Pyongyang yang meninggal bulan lalu karena "pneumonia akut" telah menunjukkan gejala yang mirip penularan virus korona.

BACA JUGA: Perawat di China Cukur Habis Rambut Mereka demi Rawat Pasien Virus Korona

Dalam laporan terpisah pada Jumat, 7 Februari 2020 disebutkan beberapa orang meninggal setelah menderita demam di Sinuiju, kota yang berbatasan dengan China.

Belum jelas apakah kematian di Korea Utara itu terkait virus korona dan apakah Pyongyang akan mengumumkan kasus dan kematian yang terjadi. Rezim di Korea Utara diketahui menyembunyikan kematian terkait penyakit menular.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini