Petani Tewas Tersambar Petir di Tengah Sawah

krjogja.com, · Kamis 13 Februari 2020 11:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 13 512 2167756 petani-tewas-tersambar-petir-di-tengah-sawah-s2kR2LWNIx.jpg Ilustrasi mayat (Foto: Shutterstock)

SUKOHARJO – Seorang petani di Sukoharjo, Jawa Tengah meninggal dunia tersambar petir usai menggarap sawah, pada Rabu 12 Februari 2020. Korban yakni Joko Wibowo (33), merupakan warga Bangsri Gede RT 01/RW 10 Kelurahan Kriwen, Kecamatan Sukoharjo.

Korban sempat diberi pertolongan oleh rekannya sesama petani, namun nyawanya tidak tertolong. Kapolsek Sukoharjo Kota, AKP Gerry Armando mengungkapkan,

Kronologi peristiwa berawal saat korban bersama dua petani lain yakni Panidi (62) dan Handoko (41) menggarap sawah sejak siang hingga sore hari. Sawah yang digarap tersebut milik Panidi terletak di Bangsri Cilik RT 01/RW 01, Kelurahan Kriwen, Kecamatan Sukoharjo.

Korban bersama dua petani lain kemudian selesai menggarap sawah sekitar pukul 15.30 WIB. Saat itu turun hujan deras disertai kilatan petir. Mereka kemudian memutuskan pulang ke rumah.

Saat itu korban mengendarai sepeda motor hendak melintasi jalanan sawah. Seketika petir menyambar dan mengenai tubuh korban. Korban kemudian jatuh dari motor hingga tak sadarkan diri.

Kedua rekan korban tadi langsung berbalik arah begitu mendengar Joko tersambar petir. Petani lain yang melihat kejadian itu juga berupaya menolong.

“Korban meninggal di tempat kejadian meski sudah dilakukan pertolongan dari petani dan warga,” ujarnya, dilansir dari laman KRjogja, Kamis (13/2/2020).

Peristiwa itu lantas dilaporkan ke Polsek Sukoharjo Kota. Polisi dan petugas Puskesmas Sukoharjo Kota pun tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan memang meninggal akibat serangan jantung dikarenakan sambaran petir. Dan pihak keluarga juga sudah menerima,” tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini