Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

3 Hari Diisolasi, WNA asal Guangzhou Akhirnya Dibolehkan Pulang

Demon Fajri , Jurnalis-Sabtu, 15 Februari 2020 |11:19 WIB
3 Hari Diisolasi, WNA asal Guangzhou Akhirnya Dibolehkan Pulang
RSUD M Yunus, Bengkulu (Foto: Okezone.com/Demon Fajri)
A
A
A

BENGKULU - Setelah tiga hari diobservasi di salah satu ruangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), M Yunus Bengkulu, pasien warga negara asing (WNA), asal Kota Guangzhou, Provinsi Guangdong, China, berinisial W kondisinya semakin membaik.

Wakil Direktur Pelayanan Umum dan Medik, RSUD M Yunus Bengkulu, Ismir Fahri mengatakan, kondisi pasien semakin membaik. Sehingga hari ini pasien diperbolehkan pulang atau menjalani rawat jalan.

''Kondisi pasien sudah membaik. Rencana boleh rawat jalan hari ini,'' kata Ismir, kepada Okezone, Sabtu (15/2/2020).

Meski kondisi pasien sudah membaik, terang Ismir, pasien akan dipantau perkembangannya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu. Pemantauan tersebut dilakukan selama 14 hari terhitung, sejak diobserbasi di rumah sakit.

Pada hari ke-3, kata dia, pasien tersebut tidak lagi mengeluhkan nyeri tenggorokan dan demam. Sehingga tim medis yang menangani pasien merekomendasikan pasien untuk dirawat jalan. Selain itu, suhu badan pasien 36,2 derajat celsius atau normal.

''Sudah tidak ada keluhan lagi. Selanjutnya akan dipantau Dinas Kesehatan. Suhu badan pasien 36,2 celsius, normal,'' tegasnya.

Pasien yang diobservasi, lanjut dia, didiagnosa faringitis (pharyngitis) akut, yang merupakan suatu penyakit peradangan paa tenggorokan (faring) yang sifatnya akut (mendadak dan cepat memberat).

''Sakit pasien masih sama diagnosa awal, faringitis (pharyngitis) akut,'' tandasnya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement