Demam Sepulang dari Korsel, Satu Keluarga Diisolasi di RS Singkawang

Sindonews, Sindonews · Kamis 05 Maret 2020 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 05 340 2178625 demam-sepulang-dari-korsel-satu-keluarga-diisolasi-di-rs-singkawang-zbhpMMor4d.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

SINGKAWANG - Mengalami demam tinggi sepulang dari Korea Selatan (Korsel), satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan kedua anaknya terpaksa dirujuk dan diisolasi ke RSUD Abdul Aziz, Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar).

Mereka berasal dari Kabupaten Bengkayang, Kalbar. Keluarga ini tiba di rumah sakit menggunakan mobil ambulans RSUD Kabupaten Bengkayang. Selanjutnya mereka menjalani perawatan medis akibat mengalami gejala demam tinggi, serta batuk pilek. Keluhan itu dialaminya sepulang dari kunjungan ke Korsel 10 hari lalu.

Direktur Utama RSUD Abdul Aziz Singkawang, Ruchanihadi mengatakan, dirujuknya satu keluarga dari Bengkayang ini lantaran salah satu anaknya yang berusia 5 tahun mengalami batuk pilek dan demam. Suhunya mencapai 36,8 derajat celsius. Sementara tiga lainnya tidak mengalami gejala tersebut.

“Guna mengantisipasi hal hal yang tak diinginkan keempat warga Bengkayang ini harus diobservasi, mengingat mereka baru saja pulang dari Korea Selatan,” ujarnya, melansir Sindonews, Kamis (5/3/2020).

Saat ini kata dia, kondisi pasien sudah mulai stabil. Meski demikian, rumah sakit tetap mengambil contoh lendir tenggorokan pasien dengan mendatangkan tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat.

"Nantinya akan dikirim ke laboratorium di Jakarta guna mengetahui hal yang sebenarnya,” paparnya.

Saat ini keempat warga Bengkayang itu sudah berada di ruang isolasi dan masih dalam pengawasan dokter spesialis paru dan dokter spesialis anak. Mereka nantinya akan diobservasi dan diisolasi selama 3 atau 4 hari ke depan mengingat masa inkubasi selama 14 hari.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini