"Iya (ada lima sekolah internasional). Mendingan teman-teman fokus kepada pencegahan, tingkatan kewaspadaan sekolah. Kalau kegiatan sekolah saat ini namanya home learning, bukan libur ya," papar dia.
Dirinya menegaskan bahwa kelima sekolah internasional yang memutuskan untuk belajar online di rumah bukan berarti ada muridnya yang terjangkit virus korona.
"Tidak, mereka hanya menginformasikan ke kita bahwa mereka melakukan pembelajaran di rumah. Iya, mereka meningkatkan kewaspadaan (karena muridnya dari luar negeri). Potensi itu ada," tandasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.