Penderita DBD Terus Bertambah, Warga Kupang Diimbau Serius Giatkan PSN

Adi Rianghepat, Okezone · Jum'at 13 Maret 2020 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 12 340 2182522 penderita-dbd-terus-bertambah-warga-kupang-diimbau-serius-giatkan-psn-wWFOWG5PXs.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

KUPANG - Jumlah warga yang terpapar demam berdarah dengue (DBD) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Data yang diterima Okezone pada Kamis 12 Maret 2020, jumlah kasus sudah berada di angka 470.

Pemerintah setempat pun terus mendorong masyarakat serius mengeglar aksi pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di daerah tempat tinggal masing-masing.

"Kasus DBD ini sudah terjadi sejak Januari 2020 dan jumlah kasus terus saja terjadi. Imbauan PSN sudah kami lakukan bahkan hingga saat ini," kata Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang, Sri Wahyuningsih.

Menurut dia, aksi bersih-bersih lingkungan adalah salah satu langkah ampuh mengurangi bahkan menghilangkan dampak pembiakan jentik yang akan menjadi Aedes Aegypti. Aksi menutup, menguras dan mengubur kata dia, dinilai lebih ampuh ketimbang fogging. Sebab, dengan langkah 3M itulah kata dia, aksi memutus mata rantai pengembangbiakan jentik nyamuk bisa terjadi.

Kendati terus bertambah, namun Pemerintah Kota Kupang belum menaikkan status menjadi kejadian luar biasa (KLB). "Kita masih dalam level waspada DBD," imbuhnya.

Data pada 9 Maret 2020 lalu, jumlah kasus di ibu kota provinsi NTT itu berada di angka 427 kasus dengan lima kematian. Dan data pada Rabu 11 Maret hingga pukul 15.00 Wita, jumlah kasus sudah di angka 470 kasus. Dengan demikian dalam kurun 2x24 jam, angka kasus DBD di kota itu bertambah 43 kasus.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini