Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pandemi Corona, Gubernur Sumbar Minta Perantau Tak Pulang Kampung

Rus Akbar , Jurnalis-Senin, 23 Maret 2020 |15:54 WIB
Pandemi Corona, Gubernur Sumbar Minta Perantau Tak Pulang Kampung
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. (Foto : Okezone.com/Heru Haryono)
A
A
A

PADANG – Meski di Sumatera Barat (Sumbar) sampai hari ini belum ada warga positif virus corona (Covid-19), jumlah pasien yang dirujuk ke RSUP M Djamil Padang semakin meningkat.

Melihat kondisi itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, meminta warganya yang merantau ke daerah lain untuk tidak pulang kampung sementara waktu guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di tengah pandemi corona.

“Ini bisa jadi mereka dari daerah yang sudah terjangkit virus corona tanpa mereka sadari mereka membawanya pulang. Kita akan buat surat imbau bagi perantau agar tidak pulang ke kampung halaman. Kita khawatir mereka akan membawa virus dan itu dapat menyerang keluarganya sendiri,” ujar Irwan, Senin (23/3/2020).

Menurutnya, para perantau yang terpapar virus corona bisa menularkan ke keluarganya saat pulang kampung. Ia pun warganya yang merantau tetap di daerahnya masing-masing seperti di Jakarta yang memiliki penanganan lebih baik.

“Tetap di Jakarta, di sana juga lebih baik pelayannya. Kita saja masih kurang APD,” tuturnya.

Hal itu dilontarkan Gubernur Sumbar lantaran beberapa hari terakhir terjadi lonjakan penumpang di Bandara Internasional Minangkabau. Gubernur sendiri tidak bisa menutup operasional bandara.

Bandara Minangkabau. (Foto : Okezone.com/Rus Akbar)

“Itu haknya Kemenhub. Jadi, perantau lebih baik berdiam aja dulu sampai kondisinya sudah membaik baru boleh pulang pulang,” ucapnya.

Sementara Direktur Utama RSUP M Djamil Padang, Yusirwan Yusuf mengungkapkan, sampai hari ini pihaknya merawat 20 orang, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia dan enam sudah diperbolehkan pulang.

“Sekarang ini memang belum ada yang dinyatakan positif Covid-19 di Sumbar.Tapi melihat situasi perkembangan terakhir orang yang datang ke rumah sakit semakin meningkat dan sangat mengkhawatirkan,” tuturnya.


Baca Juga : Cegah Covid-19, Pemkot Jambi Tutup Warnet hingga Tempat Hiburan

Pihak rumah sakit dikhawatirkan tidak dapat menampung pasien jika makin banyak yang dirujuk.

“Apalagi katanya juga ada sejumlah TKI yang datang dari Malaysia ke Indonesia. Dikhawatirkan di antara mereka ada yang terpapar Covid-19,” tuturnya.


Baca Juga : Antisipasi Corona, Polda Riau Kerahkan Drone untuk Ukur Suhu Tubuh Masyarakat

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement