Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Bocah 14 Tahun Meninggal Akibat Virus Corona, Pasien Termuda di Eropa

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Senin, 30 Maret 2020 |13:38 WIB
Bocah 14 Tahun Meninggal Akibat Virus Corona, Pasien Termuda di Eropa
Partikel virus korona atau Covid-19. (Foto/WebMD)
A
A
A

LISBON – Seorang anak laki-laki berusia 14 asal Portugal menjadi pasien termuda yang meninggal karena virus corona di Eropa.

Nama bocah itu, Vitor Godinho berasal dari Ovar, yang berjarak setengah jam perjalanan darat dari Porto. Ia meninggal pada Minggu, 29 maret setelah dilarikan ke rumah sakit.

Ia diduga menderita psoriasis (kondisi tubuh bersisik dan gatal) namun tidak membahayakan bagi kesehatan tubuhnya.

Mengutip Daily Mail, Senin (30/3/2020) para tenaga medis memutuskan untuk tidak merujuk bocah itu ke rumah sakit dengan peralatan lebih baik untuk penanganan pasien virus corona, karena kondisi anak itu sangat parah.

Baca juga: WHO: Virus Corona Tidak Menular Lewat Udara

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut 14 Ribu Warga Mulai Tinggalkan Jabodetabek Imbas Corona

Federasi Sepak Bola Portugal memberikan penghormatan kepada Godinho, yang bermain untuk tim futal Pusat Kebudayaan Maceda.

“Dengan kekhawatiran yang mendalam saya mengirimkan belasungkawa kepada keluarga, teman dan kolega Vitor Rafael Bastos Godinho,” kata pesidenn tim futsal, Fernando Gomes dalam sebuah pernyataan.

Foto/Solarpix

Kematian Godinho terjadi setelah seorang anak perempuan berusia 16 tahun di Prancis, Julie Alliot yang meninggal di sebuah rumah sakit di Paris pada Rabu pekan lalu. Dia tidak memiliki riwayat penyakit dan dinyatakan meninggal akibat virus corona setelah menderita batuk ringan.

Di Inggris, korban termuda adalah Chloe Middleton (21) tahun dari High Wycombe, Buckinghamshire, yang meninggal awal pekan lalu.

Seorang warga Inggris berusia 18 tahun juga meninggal akibat virus corona, tetapi pasien memiliki riwayat penyakit.

Jumlah kematian COVID-19 di Portugal adalah 119 pada Minggu. Sedangkan kasus infeksi virus corona hampir 6.000 orang, menurut angka Kementerian Kesehatan Portugal.

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement