nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Virus Corona, Mantan Presiden Chad Bebas Sementara dari penjara

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 07 April 2020 19:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 04 07 18 2195678 dampak-virus-corona-mantan-presiden-chad-bebas-sementara-dari-penjara-MZaFzQJZhC.jpg Hissene Habre. (Foto/World Affair)

DAKAR - Seorang hakim di Senegal membebaskan sementara mantan Presiden Chad Hissene Habre selama dua bulan dari penjara.

Habre menjalani hukuman seumur hidup karena melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Pembebasan dilakukan untuk menekan penyebaran virus corona di Senegal.

Habre, yang memerintah Chad dari 1982 hingga 1990, dihukum karena kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan oleh pengadilan yang didukung Uni Afrika di ibukota Senegal Dakar pada 2016.

Komisi penyelidikan Chad memperkirakan 40.000 orang terbunuh saat dia berkuasa.

Setelah digulingkan, Habre melarikan diri ke Senegal dan selama lebih dari 20 tahun hidup bebas di pinggiran kota Dakar yang mewah bersama istri dan anak-anaknya.

Dijuluki "Pinochet Afrika", Habre akhirnya ditangkap pada 2013 dan diadili oleh pengadilan khusus yang didirikan oleh Uni Afrika berdasarkan kesepakatan dengan Senegal.

Chad yang berusia akhir 70-an menjalani hukumannya di sebuah lembaga pemasyarakatan di Cap Manuel.

Menyitir Al Jazeera, pengacaranya meminta hakim untuk membebaskan Habre selama 60 hari. Permintaan dinyatakan karena usia kliennya yang rentan dengan Covid-19.

Hakim Boubacar Ndiaye kebebasan 60 hari kepada Habre, untuk menjalani tahanan rumah di rumahnya di Ouakam, sebuah distrik di Dakar, dan memerintahkannya Habre kembali ke penjara setelah masa berlakunya berakhir.

Senegal telah melaporkan 226 orang terpapar virus corona dan dua kematian.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini