Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Update Covid-19 di Indonesia 8 April 2020: Pasien Positif 2.956 dan 240 Meninggal Dunia

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Rabu, 08 April 2020 |15:50 WIB
 <i>Update</i> Covid-19 di Indonesia 8 April 2020: Pasien Positif 2.956 dan 240 Meninggal Dunia
Juru bicara pemerintah penanganan Covid-19, Achmad Yurianto (foto: istimewa)
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengumumkan perkembangan terbaru dari pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus corona atau Covid-19 per hari ini, Rabu (8/4/2020). Tren jumlah pasien yang terjangkit pun kembali bertambah.

Dari data terbaru yang diumumkan, pasien positif terinfeksi bertambah sebanyak 218 Sehingga, hingga saat ini sudah ada 2.956 pasien yang terjangkit penyakit tersebut.

"Kasus positif kita dapatkan penambahan kasus baru berdasarkan konfirm PCR Covid-19 bertambah 218 dan total jumlah positif menjadi 2.956," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta.

Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 18 menjadi 222 orang. Sedangkan, pasien meninggal dunia bertambah 19 menjadi 240.

Dari pertama kali diumumkannya virus corona masuk ke Indonesia pada Senin 2 Maret 2020, jumlah pasien terus bertambah. Begitupula dengan kasus kematian dan yang dinyatakan sembuh.

Terbaru, Ibu Kota Jakarta akan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pada Jumat 10 April 2020. Hal itu dilakukan setelah disetujui oleh Menteri Kesehatan (Menkes), sejak Selasa 7 April 2020. Mengingat, DKI sampai saat ini masih tercatat menjadi provinsi yang paling banyak warganya terjangkit virus corona.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan status darurat kesehatan masyarakat dengan menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Tak hanya itu, Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang PSBB guna menanggulangi penyebaran corona.

Pemerintah Indonesia melalui gugus tugas percepatan penanganan virus corona pun melakukan beragam upaya guna menekan angka penyebaran virus tersebut. Antisipasi itu mulai dari Social Distancing hingga Physical Distancing atau jaga jarak diri. Tak hanya itu, masyarakat pun diimbau untuk mengurangi aktivitas diluar rumah yang tidak terlalu penting.

Bahkan, Pegawai Negeri Sipil (PNS), karyawan swasta juga diterapkan Work For Home (WFH) guna menekan angka penyebaran. Meskipun, masih ada masyarakat yang harus kerja ke lapangan demi mencari nafkah.

TNI dan Polri pun sudah melakukan upaya pencegahan. Mulai dari melarang seluruh kegiatan yang menghadirkan kerumunan massa seperti resepsi pernikahan, seminar ataupun hal lainnya. Itu dilakukan sementara selagi corona masih menjadi pandemi.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement