PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau telah memiliki laboratorium untuk menguji swab pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19. Tim Gugus Penanganan Covid-19 Riau langsung bergerak melakukan uji sampel pasien di Riau.
Juru Bicara Gugus Penanganan Covid-19 Riau, Indra Yopi mengatakan, alat Polymerase Chain Reaction (PCR) sudah sampai di Pekanbaru. Alat untuk menguji pasien Covid-19 itu sudah berada di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru sejak kemarin.
"Sudah dilakukan uji sampel swab sejak kemarin. Saya kurang tahu berapa (pasien) yang sudah diuji, tapi sudah di atas 100 sampel," kata Indra Yopi, Selasa (21/4/2020).
Dia menjelaskan, hasil swab baru diketahui setelah waktu dua atau tiga hari ke depan. Jika pasien positif corona langsung dipindahkan ke ruang khusus. Jika negatif, pasien boleh langsung pulang.

Dengan adanya lab di Pekanbaru, pasien yang ada di Riau tidak butuh membutuhkan waktu lama untuk mengetahui hasilnya. Sebelumnya, selama ini membutuhkan waktu 14 hari karena hasil swab harus dikirim ke Jakarta.
"183 PDP yang masih dirawat, 172 PDP hasilnya negatif Covid-19 dan dipulangkan," katanya.
Saat ini Riau berstatus zona merah. Pekanbaru sebagai ibu kota sudah menerapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) untuk memutus penyebaran virus corona.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.