“Lemon lokal tidak kalah dengan lemon impor, airnya banyak rasanya enak dan harganya lebih murah dibandingkan dengan lemon impor dan masih banyak pangan lokal lainnya yang menjadi peluang usaha pertanian dan masih banyak pangan lokal lainnya," pungkas Dedi.
Selain itu, Dedi juga meminta kepada petani khususnya petani milenial agar terus mengejar peluang ini. “Manfaatkan peluang dari hulu hingga hilirnya. Dari tanam hingga meja makan. Kejar produksi dengan tehnik dan cara yang modern, kejar distribusinya dengan manfaatkan teknologi online sistem, dan kembangkan usaha olahan pangannya jadi panganan sehat yang bisa dikonsumsi masyarakat terutama di masa covid 19 seperti ini. Ayo penyuluh dorong petani kita genjot pangan lokal," ujarnya.
Terlebih saat ini petani milenial sudah banyak berinovasi mengembangkan usaha taninya dalam hal distribusi produk pertanian melalui online sistem sehingga masyarakat tidak perlu keluar rumah untuk mendapatkan pangan.
Dedi berharap penyuluh dan petani bisa bergerak bersama meningkatkan produksi pangan lokal “Saya berharap Penyuluh dan petani genjot produksi pangan lokal untuk gantikan pangan impor dan khususnya saya juga minta ke Duta Petani Milenial yang merupakan start up pertanian di seluruh wilayah di Indonesia agar gencar mendistribusikan produk pangan lokal unggulan di wilayahnya dengan metode modern dan mudah didapat masyarakat," tegas Dedi Nursyamsi. (cm)
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.