KARANGANYAR - Ratusan pelajar nekat menggelar konvoi kelulusan SMA di tengah Pamdemi Covid-19, dengan menggunakan sepeda motor berknalpot brong dan tanpa surat berkendara.
“Kami selektif dalam mengamankan pelajar. Kami hanya menindaklanjut pelajar yang sepeda motornya tidak standar seperti knalpot brong, tidak memakai helm, dan surat kendaraan tidak lengkap. Sejauh ini kami sudah mengamankan 15 kendaraan. Sedangkan yang lainnya kami bina dan kami minta segera pulang ke rumah,” terang Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami.
Euforia pelajar tersebut terdeteksi di beberapa kecamatan di lereng Lawu seperti Tawangmangu, Ngargoyoso, Karangpandan, Matesih dan Tasikmadu. Mereka berkumpul bersama teman-temannya usai menerima bukti kelulusannya.
Terdeteksi mereka lulusan SMA/SMK sederajat dari Karanganyar, Sragen bahkan Sukoharjo. Oleh petugas, peserta konvoi kelulusan di Karanganyar yang ditertibkan kemudian dibina di tempat dan diminta untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Polisi juga membubarkan ratusan siswa yang berkerumun di jalan.
Sementara itu, Plt. Kepala Satpol PP Karanganyar, Yopi Eko Jatiwibowo mengatakan, siswa yang ditertibkan tak hanya berasal dari Karanganyar. Menurutnya, terdapat siswa dari Sragen dan Solo yang ikut konvoi kelulusan di Karanganyar.
“Didata identitasnya serta barang apa saja yang dibawa. Silakan sekolah memberi sanksi karena berulangkali diingatkan agar tidak berbuat onar seperti corat-coret seragam dan konvoi,” kata Yopi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.