Malaysia Diminta Tinjau Keputusan Izinkan Masyarakat Kumpul di Hari Raya

Ahmad Luthfi, Okezone · Kamis 14 Mei 2020 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 14 18 2214080 malaysia-diminta-tinjau-keputusan-izinkan-masyarakat-kumpul-di-hari-raya-VREXaEDQbx.jpg (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sekelompok spesialis medis Malaysia menyatakan keprihatinan atas keputusan pemerintah mengizinkan pertemuan kecil selama hari raya Idul Fitri saat kondisi movement control order (MCO), dikutip Straitstimes.

MCO diperpanjang hingga 9 Juni untuk mengekang penyebaran Covid-19. Academy of Medicine of Malaysia (AMM) mengatakan 'sangat kecewa' bahwa kumpul-kumpul dalam kelompok kecil hari raya masih diizinkan.

"Ini bisa membatalkan semua pekerjaan baik untuk mengendalikan pandemi Covid-19 sejauh ini di negara kami," kata AMM.

"Telah terbukti bahwa hanya diperlukan satu orang yang terinfeksi - terutama yang tidak menunjukkan gejala atau negatif palsu dari tes Covid-19 yang saat ini digunakan - untuk menyebarkan penyakit ini," katanya dalam sebuah pernyataan.

Menteri Senior Ismail Sabri Yaakob pada hari Rabu mengatakan kunjungan diizinkan selama Hari Raya serta Festival Pesta Kaamatan dan Hari Gawai selama dibatasi tidak lebih dari 20 orang.

AMM mengusulkan bahwa perayaan Hari Raya tatap muka hanya boleh dilakukan di antara anggota keluarga yang tinggal di rumah yang sama.

"Kita harus mengingat kesulitan besar dan sumber daya besar yang diperlukan untuk melakukan pelacakan kontak," kata AMM. AMM menambahkan bahwa cluster Covid-19 yang baru masih muncul, dan kurangnya kewaspadaan akan meningkatkan situasi.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini