Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Larang Warganya Salat Id di Masjid, Risma: Gusti Allah Maha Mengerti

Syaiful Islam , Jurnalis-Rabu, 20 Mei 2020 |17:38 WIB
Larang Warganya Salat Id di Masjid, Risma: Gusti Allah Maha Mengerti
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Okezone)
A
A
A

SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta warganya untuk tidak melakukan sholat Idul Fitri secara berjamaah di Masjid maupun lapangan. Sebab rawan terjadi penularan covid-19 atau virus corona.

Selama ini sudah ada tiga klaster Masjid dari 16 klaster penularan covid-19 yang ada di Kota Surabaya. Penularan klaster masjid cukup berat, karena jika sudah ada yang terpapar covid-19, maka yang lain diprediksi ikut terpapar.

Bahkan di salah satu klaster masjid ada anak-anak yang terpapar covid-19. Jika sudah begitu, maka akan semakin berat dalam penanganan covid-19.

"Gak boleh (sholat id) masih kondisi seperti ini. Gusti Allah maha tahu, Gusti Allah maha pengerti, Gusti Allah ono wong dusone sak pirang-pirang yo diampuni (ada dosanya banyak diampuni). Kalau kita dipaksakan (sholat id berjamaah di masjid) nanti kalau ada apa-apa berat," terang Risma, Selasa (19/5/2020).

Menurut Risma, klaster masjid ada 3 dari 16 klaster yang ada di Kota Surabaya. Sehingga kondisi tersebut harus diperhatikan oleh masyarakat. Peran dari masyarakat sangat penting dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Surabaya.

Pihaknya berharap kasus covid-19 segera turun. Kemudian masyarakat bisa kembali beraktivitas secara normal tanpa dihantui penyebaran virus corona.

"Peran dari masyarakat penting, harus guyub. Jika tidak guyub berat. Mudah-mudahan habis lebaran turun (kasus covid-19)," tandasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement