Kasus Baru Positif Corona di Blora Bertambah dari Klaster Santri Temboro

Taufik Budi, Okezone · Rabu 03 Juni 2020 04:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 03 512 2223588 kasus-baru-positif-corona-di-blora-bertambah-dari-klaster-santri-temboro-WHeGyNhZgQ.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BLORA – Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Blora, Jawa Tengah bertambah lima orang, hingga tercatat menjadi 29 kasus. Dari jumlah tersebut rinciannya adalah 23 dirawat, 3 sembuh, dan 3 meninggal.

“Untuk kasus positif Covid-19 ada 29 dengan rincian 23 dirawat, 3 sembuh dan 3 meninggal. Adapun pemudik hingga semalam mencapai 36.381 jiwa,” ucap Dandim 0721/Blora, Letkol Inf Ali Mahmudi, Selasa (2/6/2020).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora itu mengatakan, saat ini jumlah OTG mencapai 124 orang, kemudian ODP ada 25 orang, dan PDP ada 7 orang. Sedangkan rapid test reaktif jumlahnya mencapai 107 orang.

“Masyarakat di sini adalah sebagai subjek utama dalam upaya pencegahan dan deteksi dini dengan cara meningkatkan imunitas tubuh melalui gerakan hidup sehat. Meningkatkan gotong royong dan saling membantu seperti berbagi masker kepada masyarat, atau berbagi makanan kepada masyarakat yang kurang sejahtera agar imunitas nya membaik,” ujar dia.

 

Dia juga meminta masyarakat tidak mendiskreditkan pasien yang diduga terpapar Covid-19 meskipun baru reaktif rapid test, berikut keluarganya. Menurutnya, mereka butuh dukungan dan support agar mentalnya tidak down, yang berakibat penurunan imunitas tubuh.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, menyampaikan penambahan kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab di laboratorium PCR. Sebagian besar pasien positif Covid-19 berasal dari klaster santri Temboro.

“Dari lima kasus baru ini, empat di antaranya adalah dari Kecamatan Kradenan yang merupakan klaster Temboro. Sedangkan satu kasus lainnya adalah seorang perempuan usia sekitar 50 tahun dari Kecamatan Bogorejo, yang sebelumnya punya riwayat sakit dari Surabaya,” ucap Lilik.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini