Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua KPK: Medsos Berpengaruh Besar dalam Pemberantasan Korupsi

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 10 Juni 2020 |15:28 WIB
 Ketua KPK: Medsos Berpengaruh Besar dalam Pemberantasan Korupsi
Ketua KPK, Firli Bahuri (foto: Okezone.com)
A
A
A

Firly menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para warganet atas semua sumbangsih seluruh elemen bangsa dalam mendukung dan ikut andil, berperan aktif memberantas korupsi bersama KPK.

"Ibarat menegakkan benang basah, tugas KPK memberantas laten korupsi di negeri ini, tidak akan efektif tanpa dukungan dan peran serta seluruh rakyat Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, termasuk saudara-saudara kita, anak bangsa yang saat ini berada atau tinggal di luar Tanah Air," kata dia.

Firli menyakini cita-cita didirikannya Republik Indonesia untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah, serta memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai Pancasila dapat terwujud, apabila negeri ini bebas dari korupsi.

 KPK

Menurut dia, melalui medsos peran aktif seluruh eksponen bangsa dalam memberantas korupsi diharapkan secepatnya mencabut tuntas korupsi yang telah berurat akar di negeri ini.

"Medsos mengubah bagaimana masyarakat berkomunikasi. Medsos telah menjadi alat komunikasi yang tidak hanya untuk berkomunikasi namun juga sarana untuk berbagi informasi," terangnya

"Akan tetapi, kita harus sadar dan mawas diri dengan semua kecanggihan dan kemudahan yang ditawarkan oleh media sosial, mengingat tidak sedikit masyarakat, saudara-saudara kita lainnya yang masih belum sadar akan batasan dan etika dalam menggunakan media sosial," tambahnya.

Ia pun mengingatkan bahwa medsos dapat memberikan dampak yang positif bagi orang yang menggunakannya dengan baik bagi keluarga, teman, orang lain. Namun, medsos juga dapat berdampak negatif jika digunakan untuk tujuan negatif dan menyimpang.

"Sebagai sesama anak bangsa dan sesama pengguna medsos, saya mengajak kepada kita semua untuk menjadikan medsos sebagai media penyebar kebaikan dan informasi yang benar dan valid kepada sesama. Jauhi kata-kata buruk, apalagi menebar hoaks yang dapat memantik polemik di masyarakat," ajak dia.

"Medos jangan sampai merusak tatanan integritas dan kebidupan berbangsa dan bernegara, apalagi sampai mendekontruksi budaya sopan santun, saling menghormati dan budi berpekti tinggi, yang menjadi ciri khas negara ini dan dikenal hingga kemanca negara. Kebebasan menggunakan medsos, bukan berarti kehilangan kesadaran kita dalam berbudi pekerti," tandasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement