Hendak Balas Dendam Kasus Penusukan, Petugas Tangkap 8 Orang di Perbatasan

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 21 Agustus 2020 13:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 21 340 2265348 hendak-balas-dendam-kasus-penusukan-petugas-tangkap-8-orang-di-perbatasan-bWI9H1BO1c.jpg 8 orang ditangkap di perbatasan RI-Papua Nugini lantaran hendak lakukan balas dendam atas aksi penusukan (Foto : Satgas Pamtas RI-Papua Nugini)

JAKARTA - Jajaran Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad berhasil menggagalkan aksi kejahatan di daerah perbatasan Indonesia-Papua Nugini. Hal tersebut dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan yang digelar di poros Jalan Abepura Arso 2, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Papua.

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto menuturkan, kegiatan yang digelar oleh personel Pos KM 31 merupakan antisipasi aksi balas dendam atas penusukan yang terjadi terhadap warga setempat oleh orang tak dikenal.

Sebelumnya, pada hari Kamis 20 Agustus 2020 sekira pukul 21.00 WIT telah terjadi penusukan warga di Arso 7, Distrik Arso Kabupaten Keerom.

"Melihat kejadian semalam, saya berasumsi bahwa akan terjadinya aksi balas dendam yang akan dilakukan oleh rekan sekampungnya, untuk itu saya perintahkan Pos KM 31 yang lokasinya tidak begitu jauh dari lokasi kejadian untuk melaksanakan kegiatan sweeping pada waktu subuh," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2020).

Mendengar arahan tersebut, Pos yang dikomandoi Wadansatgas Kapten Inf Hervin Rahadian Jannat kemudian bergegas menyiapkan personel serta materiil untuk mendukung kegiatan pemeriksaan tersebut. Hervin mengatakan, kegiatan dimulai sekira pukul 04.00 WIT di poros Jalan Abepura Arso 2, Distrik Arso Kabupaten Keerom.

"Alhasil kami mendapati mobil jenis Avanza Veloz Nopol DS 1581 J yang kami curiga karena berpenumpang 8 orang pemuda dengan raut wajah panik saat kami pergoki," tutur Hervin.

Baca  Juga : Seorang Pengusaha di Papua Tewas Dipanah

Baca Juga : Siksa Bayinya, Ibu di Cengkareng Kerap Bertingkah Aneh

Ketika diperiksa, kata Hervin, terdapat beberapa botol minuman keras dan senjata tajam, berupa parang yang diyakini untuk digunakan dalam aksi balas dendam terhadap rekannya yang mengalami penusukan. Setelah dilaksanakan pendekatan secara persuasif, pemuda tersebut mengakui niat perbuatannya untuk balas dendam terhadap warga di Arso 2.

Kedelapan pemuda itupun kemudian langsung diamankan dan dilaporkan kepada kantor Kepolisian setempat untuk dilakukan proses pemeriksaan lanjut. Adapun identitas pemuda tersebut DR (23), ZK (20), AD (23), AN (24), MY (21), SH (18), AI (24) dan RP (26).

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini