Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

100 Dokter Gugur Selama Pandemi Covid-19, IDI Gelar Doa Bersama

Binti Mufarida , Jurnalis-Kamis, 03 September 2020 |00:49 WIB
100 Dokter Gugur Selama Pandemi Covid-19, IDI Gelar Doa Bersama
Ketua Umum PB IDI Daeng M Faqih saat doa bersama untuk keselamatan dokter. (Foto : tangkapan layar Youtube/BNPB)
A
A
A

JAKARTA – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menggelar doa bersama dan hening cipta virtual untuk keselamatan dokter Indonesia serta seluruh tenaga medis yang berjuang menjadi garda terdepan melawan Covid-19. Bahkan, hingga saat ini sebanyak 100 dokter gugur akibat Covid-19.

Ketua Umum PB IDI, Daeng M Faqih dalam sambutannya berharap acara ini menjadi titik balik untuk semua pihak bergotong-royong mencari solusi terbaik dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Saya harap acara ini menjadi titik balik bagi kita semua untuk bergandeng tangan, gotong- royong secara bersama-sama, semua pihak. Alhamdulillah banyak tokoh yang hadir untuk mencari solusi terbaik penanganan Covid di Indonesia agar masyarakat kita segera terbebas dari wabah pandemi ini,” ucap Daeng secara virtual melalui kanal Youtube BNPB, Rabu (2/9/2020).

Daeng juga mengajak untuk mendoakan semua yang telah gugur dalam bertugas melawan Covid-19.

“Kita melakukan doa bersama untuk mendoakan pejuang kemanusiaan teman kita para dokter yang sudah gugur, demikian juga petugas kesehatan lainnya, para perawat, bidan dokter gigi dan petugas kesehatan lainnya yang juga sudah gugur. Petugas Covid lainnya kawan-kawan dari TNI dan Polri yang juga banyak yang wafat, gugur serta masyarakat Indonesia yang sudah mencapai angka 7 ribu juga yang sudah wafat,” ujarnya.

“Mudah-mudahan para arwah pejuang kemanusiaan melawan Covid ini ditempatkan di sisi mulia di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan mencatat sebagai amal yang baik bagi saudara-saudara kita semua yang sudah gugur,” tambah Daeng.

Ia mengatakan, apa yang sudah diperjuangkan oleh para petugas medis, para petugas-pejuang kemanusiaan melawan Covid bisa mengilhami dan menjadi teladan bagi kita semua.

“Terutama bagi petugas kesehatan khususnya bagi dokter untuk terus kita berkomitmen untuk terus bersemangat, komitmen yang kuat, berdiri tegak untuk mengabdi kepada kemanusiaan. Karena itulah sumpah yang sudah kita ucapkan bersama waktu kita memilih menjadi atau berprofesi sebagai tenaga medis dan petugas kesehatan,” katanya.

Daeng meminta semua masyarakat Indonesia untuk berdoa tidak putus-putus bagi para tenaga medis yang berjuang di garda terdepan untuk merawat para pasien positif Covid-19.

Baca Juga : Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Melebihi Batas Bahaya WHO

“Mari kita berdoa bagi kawan-kawan kita yang sekarang sedang bergelut, berjuang di garda terdepan merawat saudara-saudara kita yang lagi sakit mudah-mudahan tetap diberikan kesehatan, diberikan keselamatan, diberikan perlindungan dan oleh Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dan dimudahkan urusannya agar bisa dengan tegar, dengan semangat, sehat, membantu saudara-saudara kita yang sakit Covid untuk merawat sampai sembuh,” tutur Daeng.

Baca Juga : Pemerintah Segera Bentuk Konsorsium Vaksin Merah Putih

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement