Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Epidemiolog Tidak Kaget Masih Ada Warga Merasa Kebal Corona

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2020 |05:37 WIB
Epidemiolog Tidak Kaget Masih Ada Warga Merasa Kebal Corona
Ilustrasi virus corona (Foto : Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menilai masih banyaknya warga yang tak yakin akan tertular virus corona (Covid-19) bukanlah hal mengagetkan.

“Adanya masyarakat yang tidak percaya Covid-19 ini, juga bukan sesuatu yang mengagetkan,” kata Dicky saat dihubungi Okezone, Sabtu (3/10/2020).

Dicky melanjutkan, adanya masyarakat tak meyakini bakal terpapar Covid-19 dikarenakan statement dari pemerintah sejak awal yang menyangkal adanya pandemi. Hal ini menurutnya mempengaruhi pikiran sebagian masyarakat.

“Harus diakui, di awal pandemi banyak klaim baik dari pemerintah atau tokoh tertentu yang menyatakan Indonesia ini kuat kebal atau negara suhu panas dan segala macam. Itu masuk di sebagian masyarakat kita,” tuturnya.

Karena itu, menurutnya, untuk mengubah pola pemikiran masyarakat terhadap Covid-19 ini bukan hal mudah. Pemerintah diharapkan dapat memberikan pemahaman soal Covid-19 kepada masyarakat.

“Menurut saya PR-nya bukan di masyarakat, tapi juga beberapa pejabat publik harus mengubah pemahaman ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan, bahwa hingga saat ini masih ada yang memahami tidak akan tertular Covid-19. Sebanyak 17% atau sekitar 17 dari 100 orang meyakini bahwa dirinya tidak akan tertular Covid-19.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan jika 17% tersebut dari 270 juta penduduk Indonesia, maka hampir 50 juta orang meyakini dirinya tidak akan tertular Covid-19.

Baca Juga : Ridwan Kamil Temui Banyak Persoalan Penanganan Covid-19 di Depok

“Kita lihat bahwa masih ada 17 persen masyarakat kita yang merasa tidak akan terpapar Covid ya. Kalau 17 persen dari jumlah penduduk kita secara nasional 270 juta orang, berarti ini hampir 50 juta orang. Saya ulangi hampir 50 juta orang ya. Jadi kurang lebih sekitar 45 juta orang. Angka ini suatu angka yang sangat besar sekali, 45 juta orang warga negara Indonesia masih merasa tidak akan terpapar Covid atau tidak akan kena Covid,” kata Doni dalam Rilis Hasil Survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19, di Media Center Satgas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta.

Baca Juga : Kemenkes Ingin Ada Satgas Pengawas Protokol Kesehatan di Pesantren

 

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement