Bubarkan Deklarasi Ormas, Ketua FPI Pekanbaru Jadi Tersangka

Tim iNews TV, · Kamis 26 November 2020 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 340 2316660 bubarkan-deklarasi-ormas-ketua-fpi-pekanbaru-jadi-tersangka-Y7ODmmKEnC.png Polres Pekanbaru tetapkan Ketua FPI tersangka kasus pembubaran paksa aksi puluhan Ormas. (Foto: tangkapan layar)

PEKANBARU - Ketua FPI Pekanbaru, Riau MHH ditetapkan Polresta Pekanbaru sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan penyidik. MHH diduga membubar paksa deklarasi gabungan 45 Ormas yang menolak kedatangan Habib Rizieq ke Pekanbaru, Kamis (26/11/2020).

(Baca juga: Nikita Sebut Ada Habib Tukang Nasi Goreng, Muhammadiyah: No Comment)

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, setelah menjalani pemeriksaan tim penyidik Polresta Pekanbaru, ketua FPI Pekanbaru MHH dan anggotanya NF ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran paksa deklarasi Ormas di halaman kantor Gubernur Riau, Senin (23/11/2020) sore.

“Keduanya telah melakukan pelanggaran tindak pidana sesuai pasal 18 ayat 1 Undang-undang no 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan penyampaian pendapat di muka umum,” kata Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Kamis (26/11/2020).

(Baca juga: Novel Baswedan Pimpin OTT Edhy Prabowo, Penyelidikan sejak 2 Bulan Lalu)

Sebelumnya sebanyak 45 Ormas menggelar aksi dan deklarasi di halaman kantor Gubernur Riau pada Senin (23/11/2020) kemarin. Diduga ketua FPI bersama anggotanya datang dan menghalangi aksi tersebut dan sempet terjadi perang mulut. Akibatnya aksi tersebut bubar.

Selasa subuh, ketua FPI dan anggotanya ditangkap polisi karena sudah menghalangi aksi deklarasi tersebut. Setelah belasan jam menjalani pemeriksaan, polisi menetapkan keduanya sebgai tersangka.

Kini polisi masih terus melakukan pemeriksaan dan mengembangkan penyelidikan guna mencari tersangka lainnya yang diduga ikut serta dalam aksi pembubaran deklarasi tersebut.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini