Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Potong Naik

Guntur, iNews · Senin 14 Desember 2020 16:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 610 2327460 jelang-natal-dan-tahun-baru-harga-daging-ayam-potong-naik-yiWprQhvLX.png Harga daging ayam terus naik menjelang Natal dan Tahun Baru. (Foto: tangkapan layar)

PALEMBANG - Jelang Natal dan Tahun Baru harga daging ayam potong di pasar tradisional 10 Ulu Palembang berangsur naik. Kenaikan harga daging ayam ini berdampak sepinya pembeli dan beralih membeli ikan yang harganya lebih murah.

Naiknya harga daging ayam dipicu kurangnya pasokan di sejumlah pasar tradisional. Salah satunya di asar tradisional 10 Ulu Palembang dalam dua hari terahir.

(Baca juga: Mendag Beberkan Harga Pangan Jelang Nataru, Termahal Masih Daging Sapi)

Sebelumnya harga daging ayam per kilogramnya Rp25 ribu. Kini naik Rp32 ribu. Naiknya harga daging ayam ini berdampak pada sepinya para pembeli. Karena itu pedagang daging ayam kini harus mengurangi pasokannya karena takut tidak habis terjual.

Upik, salah satu penjual daging ayam potong mengakatan, kenaikan harga bukan hal baru lagi. “Kenaikan harga daging ayam ini memang sering terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru, tidak menutup kemungkinan harga daging ayam akan terus melonjak naik,” tutur Upik, Senin (14/12/2020).

(Baca juga: Polisi Tangkap Penjual Surat Sehat Palsu di Pelabuhan Gilimanuk)

Dia menuturkan, dalam satu hari dirinya bisa menghabiskan 50 ekor ayam, ini hanya 20 hingga 30 ekor saja. Sepinya pembeli daging ayam ini karena pembeli beralih ke ikan nila yang harganya lebih murah, yakni Rp22 ribu per kilo gramnya.

Rusli, salah seorang warga pembeli mengatakan, dirinya terpaksa beralih membeli ikan karena harga ayam potong naik. “Saya berharap harga ayam normal kembali agar bisa makan ayam,” kata Rusli.

(don)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini