Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Covid-19 Meningkat, Walkot Bekasi Sebut Bukan karena Libur Natal

Wisnu Yusep , Jurnalis-Selasa, 29 Desember 2020 |21:15 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat, Walkot Bekasi Sebut Bukan karena Libur Natal
Wali Kota Bekasi Rachmat Effendi (Foto : Okezone.com/Wisnu)
A
A
A

BEKASI – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan peningkatan kasus virus corona atau Covid-19 di wilayahnya bukan karena hasil libur panjang Natal yang berlangsung pada pekan lalu.

"Untuk libur Natal terjadi kenaikan kasus, saya kira enggak juga, kenaikan kasus tersebut dikarenakan karena kita ini adalah wilayah transmisi, sehingga untuk tingkat penyebarannya terjadi," kata pria yang disapa Pepen itu kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).

Ditambah, lanjut dia, wilayah Kota Bekasi bertetanggan dengan DKI Jakarta, sehingga mobilitas warga begitu tinggi di wilayahnya.

"Karena adanya sebuah interaksi transimisi kunjungan wilayah," ujar politikus Golkar ini.

Tren kenaikan kasus yang semakin meningkat tersebut, sambungnya, karena wilayah Kota Bekasi tidak bisa menahan dari adanya animo masyarakat yang datang dan pergi dari Kota Bekasi.

"Kalau kita nih enggak bisa ditahan dengan wilayah-wilayah lain seperti Kabupaten Bogor, Depok apalagi DKI Jakarta yang sebagai tingkat episentrum wilayah," jelas Pepen.

Karena itu, pihaknya tidak bisa melarang adanya mobilitas masyarakat dari daerah lain ke wilayahnya. Meski begitu, diakui Pepem, pihaknya bersama tim gugus tugas Covid-19 tidak tinggal diam.

Baca Juga ; DKI Jakarta Catat Penambahan 2.056 Kasus Covid-19 Hari Ini

Pihaknya, diakui dia, bisa mengantisipasi penyebaaran kasus Covid-19 dengan fasilitas kesehatannya yang terus ditambah, sehingga bisa melakukan penanganan kesehatan secara dini terhadap pasien Covid-19.

"Kami enggak bisa menahan bagi warga yang ingin berkunjung dan pergi dari Kota Bekasi, tetapi yang bisa kita lakukan pada sekarang ini adalah memperbanyak fasilitas kesehatan, memperkuat pelayanan kesehatan dan juga menyediakan sarana dan prasarananya," ucap dia.

Sehingga langkah yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Bekasi di atas, sedikit banyaknya bisa menjadi salah satu faktor pengendalian dari adanya penyebaran Covid-19.

"Jadi itu, jadi kita ini mengendalikan kasus nya dengan memperbanyak fasilitas kesehatan yang ada, karna yang bisa menyelesaikan penyebaaran virus itu kan vaksin, Jadi sekarang kita lagi melakukan pengendalian itu," pungkasnya.

Berdasarkan laman resmi milik Pemerintah Kota Bekasi di

corona.bekasikota pada Selasa (29/12/2020) angka penyebaaran kasus Covid-19 di Kota Bekasi sudah mencapai 15.009 kasus.

Dengan pasien aktif sebanyak 813 orang, serta bagi angka kesembuhan pasien sebanyak 13.952 orang dan angka kematian sebanyak 244 orang.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement