Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

IPW : Presiden Jokowi Harus Pilih Figur Kapolri yang Tak Hanya Loyal, Tapi...

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 06 Januari 2021 |07:18 WIB
 IPW : Presiden Jokowi Harus Pilih Figur Kapolri yang Tak Hanya Loyal, Tapi...
Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menilai saat ini ada gagasan dari lingkungan Istana Kepresidenan untuk membuat satu paket pergantian Kapolri dan Wakapolri, setelah Kapolri Jenderal Idham Azis akan pensiun pada 25 Januari 2021 mendatang, yaitu menaikkan Wakapolri Komjen Gatot Eddy menjadi Kapolri, dan sekaligus mendorong Kabareskrim Komjen Sigit menjadi Wakapolri.

"Pantauan IPW gagasan ini semakin serius dibahas kalangan Istana atau kalangan dekat Presiden Jokowi, menjelang penyerahan nama Kapolri baru ke DPR, setelah Wanjakti Polri dan Kompolnas menyampaikan usulan nama nama calon Kapolri kepada Presiden," kata Neta dalam keterangannya, Rabu (6/1/2021).

Baca juga:  Polri Benarkan Jenderal Idham Azis Ajukan Surat Permohonan Pengganti Kapolri ke Jokowi

Diperkirakan usulan nama calon Kapolri itu sudah disampaikan Wanjakti Polri, sementara usulan nama dari Kompolnas diperkirakan baru diserahkan pada Jumat 8 Januari 2021. Setelah mendapat usulan nama nama calon Kapolri, Presiden akan memilih satu nama yang kemudian pada Senin 11 Januari 2021 diserahkan kepada DPR agar Komisi III DPR bisa melakukan uji kepatutan, sebelum Kapolri Idham Azis pensiun.

"Di lingkungan Istana Kepresidenan saat ini memang sudah mengkristal dua nama calon Kapolri, yakni dari senior Akpol 88 dan junior Akpol 91. Sementara dari kalangan internal Polri berharap Presiden Jokowi memilih jenderal senior sebagai Kapolri pengganti Idham Azis. Begitu juga untuk posisi Wakapolri diharapkan dipilih dari jenderal senior dan bukan jenderal junior," tuturnya.

Baca juga:  Bahas Mekanisme Uji Kelayakan Calon Kapolri, DPR Akan Gelar Rapat Internal 

Dengan demikian, kata dia, pada priode 2021 sampai 2024, Presiden Jokowi masih bisa mengangkat dua kapolri lagi. Pertama, figur yang diangkat menjadi Kapolri adalah jenderal senior dengan NRP 65 yang berakhir masa tugasnya di tahun 2023.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement