JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan dalam hal pembukaan pembelajaran tatap muka, pemerintah daerah perlu memperhatikan data perkembangan kasus Covid-19. Khususnya data Covid pada usia anak sekolah.
“Berdasarkan hasil analisis data Covid-19 pada rentang usia sekolah diketahui bahwa jumlahnya menyumbang sebesar 8,87% dari total kasus nasional,” katanya saat konferensi pers, Kamis (7/1/2021).
Baca Juga: Jawa-Bali Sumbang Kasus Positif Corona 65%, Angka kematian 66,7%
Dia mengatakan presentase tertinggi kasus Covid adalah pada anak usia pendidikan SD atau 7- 12 tahun yakni 29,8%. Kemudian, diikuti usia SMA atau 16-18 tahun sebesar 23,17%. Lalu usia SMP atau 13-15 tahun sebesar 18,8%. Kemudian usia TK atau 3-6 tahun 14,3 persen dan terakhir usia PAUD atau 0-2 tahun sebesar 13,8%.
“Jika kita menelaah dari trennya, kita bisa lihat terjadi ada peningkatan kasus konfirmasi pada setiap penggolongan umur. Bahkan pada tiga golongan umur yakni setara TK, PAUD, dan SD kennaikannya di atas 50% hanya dalam kurun waktu satu bulan (November-Desember 2020),” tuturnya.