“Ini untuk antisipasi kemungkinan yang timbul apabila secara medis dinyatakan terpapar Covid-19 oleh rumah sakit. Beliau meninggal dunia kemarin. Ini sebagai antisipasi paparan suspect baru yang kemungkinan terpapar. Kami mohon maaf karena hal ini mengganggu kegiatan DPRD. Ini untuk antisipasi seandainya ada pegawai maupun anggota dewan yang sekiranya sebelumnya juga ada kontak erat dengan almarhum,” sambung politisi PDI Perjuangan ini.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Bertambah 14.518 Hari Ini, Jawa Barat Tertinggi
DPRD Kota Yogyakarta kini juga melakukan koordinasi dengan gugus tugas Covid-19 Kota Yogyakarta untuk melakukan langkah pencegahan lebih lanjut. Danang masih menanti hasil asasment untuk nantinya menentukan apakah perlu dilakukan tracing dan uji swab pada kontak erat almarhum.
“Semoga apa yang jadi kekhawatiran kita bersama tidak terjadi, namun demikian antisipasi tetap kita lakukan. Kami mencoba melakukan antisipasi, kami koordinasi dengan gugus tugas Kota apakah perlu dilakukan tracing dan tes swab baik bagi anggota dewan maupun karyawan di sekretariat DPRD,” ungkapnya lagi.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.