17 Sipir Dipecat karena Terlibat Narkoba, 6 Dibuang ke Nusakambangan

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Senin 22 Februari 2021 17:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 340 2366393 17-sipir-dipecat-karena-terlibat-narkoba-6-dibuang-ke-nusakambangan-oA6w7w4Whn.jpg Kepala Kemenkumham Riau Ibnu Chuldun (Foto: Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau memecat sebanyak 17 pegawainya yang terlibat jaringan narkoba. Sementara itu, enam di antaranya dibuang ke Lapas Nusakambangan.

"Tidak hanya untuk warga binaan, tindakan tegas juga kita diberikan kepada petugas yang terindikasi terlibat dengan narkoba. Sebanyak 17 petugas telah berhentikan, dan terakhir enam orang telah dikirim ke Pulau Nusakambangan," kata Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Ibnu Chuldun, Senin (22/2/2021).

 Baca juga: Kolaborasi Sandiaga & Yasonna Turut Bahas Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual

Ibnu menegaskan, perang dan pemberantasan narkoba dalam Lapas dan Rutan di Riau tidak hanya slogan, tetapi juga diimplementasikan demi terwujudnya pemasyarakatan maju.

 Baca juga: Sweeping Kendaraan, Satgas Pamtas Yonif 642 Tangkap Pengedar Sabu

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Irjen Reynhard menambahkan bahwa seluruh jajaran pemasyarakatan harus bisa menjaga marwah institusi.

Petugas Lapas dan Rutan seperti sipir diminta tidak terpengaruh bisnis terlarang dalam penjara. Petugas juga diminta tidak takut dengan intimidasi dari pihak manapun juga.

"Apabila ada pengkhianat dari dalam pemasyarakatan maka kewajiban kita bersama untuk menindaknya. Bila ada gangguan di pintu utama Lapas atau Rutan dari petugas-petugas lain maka saya yang orang terdepan menghadinya," tukasnya.

Menurut dia, pemberantasan narkoba merupakan kerja sama dari semua pihak. Ia pun mengingatkan agar anak buahnya tidak ada lagi yang terjerumus dalam kasus narkoba." Jika masih ada yang membandel, kita akan tindak tegas," tegas dia.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini