Vaksinasi Tahap II di Kota Mojokerto Berlanjut untuk Para Pedagang Pasar

Agustina Wulandari , Okezone · Rabu 03 Maret 2021 15:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 03 1 2371641 vaksinasi-tahap-ii-di-kota-mojokerto-berlanjut-untuk-para-pedagang-pasar-xnGaOgS3LG.jpg Foto : Dok.Pemkot Mojokerto

Vaksinasi tahap II di Kota Mojokerto sudah dimulai sejak 24 Februari lalu. Adapun sasaran vaksinasi tahap II terdiri dari tenaga pendidik, ASN, anggota TNI dan Polri, anggota DPRD, pegawai BUMN/BUMD, tokoh agama dan jurnalis. Terkait dengan masih tersedianya vial vaksin pada Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) Kota Mojokerto, vaksinasi tahap II akan dilanjutkan dengan pedagang pasar sebagai sasaran.

Hal ini disampaikan oleh Ning Ita, sapaan akrab wali kota, usai memastikan ketersediaan vaksin pada Selasa (2/3) di DKP2KB Kota Mojokerto. Dari jumlah vaksin yang tersedia sebanyak kurang lebih untuk 10.000 sasaran, masih tersedia sisa vial vaksin yang akan digunakan bagi pedagang pasar.

"Setelah berdiskusi, kami putuskan untuk tahap II ini yang paling rentan terpapar adalah pedagang pasar tradisional khususnya di Pasar Tanjung Anyar," ujarnya.

Didampingi Plt Kepala DKP2KB, Maria Poeriani Soekowardani dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Farida Mariana, Ning Ita menyampaikan bahwa over capacity Pasar Tanjung bisa menjadi kemungkinan terjadinya penyebaran Covid-19.

"Kita punya Pasar Tanjung. Nah, Pasar Tanjung ini yang sebenarnya kapasitas normal hanya 1.200 kita tahu kapasitas pedagangnya di atas 2.500. Itu juga menjadi salah satu penyebab kemungkinan terbesar terjadinya paparan Covid-19 di sana," katanya.

Vaksinasi bagi pedagang pasar direncanakan akan dimulai minggu depan. Ning Ita berharap agar masyarakat memberikan dukungan dengan ikut vaksinasi.

“Semoga upaya ini nanti bisa berjalan maksimal. Harapan dari pemerintah, tingkat terjadinya ketahanan masal ini, herd immunity bisa segera terjadi dan tidak sampai akhir tahun," ucapnya.

Untuk kesekian kali, Ning Ita mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk selalu taat protokol kesehatan.

“6M selalu menjadi ikhtiar maksimal yang harus kita lakukan dalam rangka membentengi diri kita, anggota keluarga kita dan saudara kita dari keterpaparan Covid-19. Gunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, membatasi mobilisasi tidak bepergian jika tidak untuk hal yang sangat penting dan yang keenam melaksanakan vaksinasi,” ujarnya.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini