Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

KJRI Minta Malaysia Tunda Sementara Deportasi Pekerja Migran

INews.id , Jurnalis-Selasa, 16 Maret 2021 |07:42 WIB
 KJRI Minta Malaysia Tunda Sementara Deportasi Pekerja Migran
Foto: Illustrasi Shutterstock
A
A
A

PONTIANAK - Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia terdekteksi positif Covid-19, oleh karena itu Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching meminta Malaysia untuk menunda deportasi PMI untuk saat ini.

"Untuk sementara kami minta deportasi PMI ditunda dulu, sampai ada kejelasan kasus ini," kata Kepala KJRI Kuching, Yonny Tri Prayitno, Senin (15/3/2021).

Baca juga:  Kota Bogor Punya Pusat Isolasi Pasien Covid-19 Baru, 13 Pasien Dipindahkan

Permintaan penundaan itu selain secara tertulis ke pemerintah Malaysia juga telah disampaikan secara lisan kepada Imigrasi Sarawak. KJRI Kuching saat ini tengah menunggu kepastian dari Imigrasi Sarawak sebagai pihak yang melakukan deportasi.

"Kami masih menunggu informasi dari pihak Imigrasi Sarawak terkait permintaan penundaan deportasi PMI itu," tuturnya.

Baca juga:  Ridwan Kamil Pastikan Tak Ada Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Jabar

Terungkapnya puluhan PMI positif Covid-19 usai dipulangkan dari Malaysia itu diungkap Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. Dia menyebut ada 69 dari 77 PMI yang dipulangkan ternyata positif Covid-19.

"Dari hasil laboratorium terhadap PMI kita yang dideportasi pada tanggal 11 Maret lalu, dari 77 orang TKI, 69 orang di antaranya positif Covid," ujarnya.

Menurutnya, 69 PMI yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut memiliki kandungan virus yang tinggi. Bahkan ada yang mencapai ratusan juta copies kandungan virusnya.

"Dengan demikian menunjukkan angka keterjangkitan di Malaysia diperkirakan masih tinggi. bahkan bisa jadi semakin tinggi," katanya.

Atas temuan itu, Sutarmidji meminta agar warga Kalbar tak ke Malaysia dulu. Selain itu, PMI yang pulang melalui jalur resmi maupun jalan tikus agar diisolasi secara ketat untuk menghindari penyebaran Covid-19.

"Masyarakat kita jangan ke Malaysia dulu untuk saat ini. Jika ada PMI yang dipulangkan secara resmi atau pulang melalui jalan tikus pastikan mereka menjalani isolasi yang ketat," pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement