Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beri Pendampingan Program Food Estate, Petani Kalteng Sampaikan Terimakasih pada Kementan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 06 April 2021 |21:57 WIB
Beri Pendampingan Program Food Estate, Petani Kalteng Sampaikan Terimakasih pada Kementan
Foto : Dok.Kementan RI
A
A
A

KALTENG - Para petani di kawasan food estate Klaster 7 dan 8, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng) menyampaikan terimakasih atas bantuan Saprodi dan pendampingan Kementerian Pertanian (Kementan) yang melakukan perluasan lahan serta membangun sistem kelembagaan.

Tri Suparwanto, Ketua Gapoktan Bersama area Klaster 7 dan 8 Desa Dadahup menjelaskan, bantuan dan pendampingan tersebut berdampak langsung terhadap perbaikan ekonomi petani dan masyarakat sekitar. Lebih dari itu, ada sekitar 180 petani dan pemangku kepentingan lainya yang sudah memegang saham korporasi bersama pada food estate Kalimantan Tengah.

"Kami sudah dibimbing Kementan dalam membentuk korporasi petani. Bahkan ada 180 pemegang saham di klaster 7 dan ada 427 pemegang saham di klaster 8. Karena itu, kami berharap mendapat arahan lanjutan dalam melanjutkan koorporasi ini," katanya.

Adapun secara peluasan lahan, kata Tri, garapan petani mengalami peningkatan signifikan, di mana rata-rata gapoktan mampu menggarap 420 hektare dari garapan sebelumnya yang hanya 200 hektare. Berdasarkan informasi yang diterima Tri, mereka bahkan mampu menghadirkan produksi padi sebanyak enam ton dalam luasan satu hektare.

"Petani sangat senang dan mengharapkan keberlanjutan food estate ini. Ada banyak hal yang dibantu Kementan baik dari saprodi maupun alsintan, yang pasti produksinya lebih murah dan hasilnya lebih bagus," ujarnya.

Selain bentuk gabah, kata Tri, petani food estate juga menerima keuntungan lain dengan selalu tersedianya pasokan beras baik untuk konsumsi keluarga maupun ekspor ke wilayah desa tetangga.

"Yang biasa kami amati sekarang adalah beras yang biasanya kurang, sekarang malah surplus. Bahkan petani bisa menjualnya ke desa tetangga. Ini karena produksi beras food estate meningkat bahkan surplus," ucapnya.

CM

(Yaomi Suhayatmi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement