Adapun dua peninggalan bersejarah di Masjid Al Mustofa berupa Alquran dan khotbah Salat Jumat yang ditulis tangan oleh Tubagus Mustofa Bakri di lembaran kulit.
Baca juga: Masjid Raya Ikur Koto Dibangun Swadaya Sarat dengan Nilai Kebersamaan
Tulisan tangan itu masih terawat dan masih bisa dibaca dengan jelas walaupun telah berusia lebih dari 700 tahun.
"Alquran itu ditulis tangan oleh pendiri masjid. Kemarin ada tamu, dibuka dan dibaca masih terbaca jelas," kata Ketua DKM Masjid Al Mustofa Ahmad Kusnadi ditemui di lokasi, Senin (19/4/2021).
Masjid Al Mustofa memiliki keistimewaan mata air yang tak pernah kering walaupun saat musim kemarau.
Mata air yang bersumber tidak jauh dari masjid itu disalurkan ke dalam pipa dan ditampung dalam kolam masjid.