Pidato Pertama di Kongres, Biden Peringatkan China, Bahas Rusia dan Korea Utara

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 29 April 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 29 18 2402652 pidato-pertama-di-kongres-biden-peringatkan-china-bahas-rusia-dan-korea-utara-PcjgL44E0T.jpg Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyinggung China dan pengaruh Beijing dalam pidato pertamanya di Kongres AS pada Rabu (28/4/2021). Biden berjanji memperkuat pengaruh AS di Indo-Pasifik dan meningkatkan perkembangan teknologi serta perdagangan.

"China dan negara lain semakin mendekat dengan cepat. Kami harus mengembangkan dan mendominasi produk dan teknologi masa depan," kata Biden sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: 100 Hari Menjabat: Apakah Biden Tepati Janji Multilateralisme Kebijakan Luar Negeri?

Biden telah berulang kali mengidentifikasi persaingan dengan China sebagai tantangan kebijakan luar negeri terbesar yang dihadapi negara tersebut. Partai berkuasa AS, Demokrat dan oposisi Partai Republik juga mengambil posisi mendukung langkah yang lebih keras dalam berurusan dengan Beijing.

Dia memperingatkan Presiden China Xi Jinping, mengatakan bahwa AS akan mempertahankan kehadiran militernya yang kuat di Indo-Pasifik. Dia mengatakan bahwa kebijakan itu ditujukan untuk mencegah terjadinya konflik di kawasan.

Selain China, Biden juga membahas hubungan AS dengan negara kuat lainnya, Rusia, yang telah turun ke titik terendah dalam beberapa tahun terakhir. Biden mengatakan bahwa meski dia telah menjelaskan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa campur tangan Moskow dalam pemilihan AS dan serangan dunia maya terhadap pemerintah dan bisnis akan memiliki konsekuensi, Washington tidak menginginkan eskalasi hubungan ke tingkat yang lebih parah.

BACA JUGA: Lakukan Pembicaraan Telepon Perdana, Biden dan Xi Jinping Bahas Covid-19 dan HAM

Sementara itu, terkait Korea Utara Biden mengatakan akan meninggalkan kebijakan mantan Presiden Donald Trump. Dia mengatakan akan bekerja sama dengan sekutu AS untuk melawan ancaman yang ditimbulkan oleh program nuklir Iran dan Korea Utara.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini