Terungkap, Nani Aprilliani Pelaku Sate Bersianida Ternyata Istri Sirri Tomi

Tim Okezone, Okezone · Selasa 04 Mei 2021 16:19 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 04 340 2405499 terungkap-nani-aprilliani-pelaku-sate-bersianida-ternyata-istri-sirri-tomi-SfmF9yC1Jg.jpg Nani Aprilliani Nurjaman, pelaku pemberi sate beracun ditangkap polisi.(Foto:Dok Okezone)

BANTUL - Kasus takjil beracun mengandung sianida yang dilakukan Nani Aprilliani Nurjaman (25) mengungkap fakta baru. Ketua RT tempat tinggal pelaku di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan, Nani dan Tomi sudah menikah sirri.

"Kalau tinggal di sini sudah setahun sama istri sirri. Dulu waktu silaturahim ke tempat saya, awalnya itu ngebel (menelepon) Pak Tomi sama Mbak Nani ke sini buat laporan," kata Ketua RT 3 Pedukuhan Cepokojajar, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Agus Riyanto (40) kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: Kasus Takjil Beracun, Polisi Buru Pria yang Sarankan Nani Beri Sate Sianida ke Tomi

Agus mengatakan mereka datang untuk melapor sebagai warga baru. Dari laporan itu, Tomi dan Nani mengaku telah menikah sirri. Bahkan, saat itu Nani menelepon orang tuanya untuk meyakinkan Agus.

"Terus Mbak Nani telepon orang tuanya, ortunya bilang sama saya, 'Anu Pak, titip anak saya mau tinggal di situ'. Saya jawab, 'Insya Allah siap, Buk'. Terus ibunya bilang itu, sudah menikah secara agama," ujarnya.

Baca Juga: Nani Pengirim Sate Beracun Rencanakan Aksinya Sejak 3 Bulan Lalu

 Terkait foto menikah sirri antara Nani dan Tomi, Agus mengaku keduanya tidak memperlihatkan saat laporan. Namun, keduanya menunjukkan bukti foto copy KTP. "Tidak menunjukkan (foto nikah siri), hanya bukti hanya fotokopi KTP," tukasnya.

Soal rumah yang ditempati Nani dan Tomi, Agus menyebut rumah itu berstatus milik pribadi. Saat ini status kepemilikan rumah sedang dalam proses balik nama. "Rumahnya beli itu, saat ini proses balik nama," katanya.

Sebelumnya, Nani Aprilliani Nurjaman (25) ditangkap polisi karena meracik dan mengirim takjil sianida yang menewaskan seorang bocah anak driver ojek online (ojol) di Bantul. Paket sate beracun itu sebenarnya dikirim Nani untuk Tomi, yang ternyata suami sirrinya. Nani menitipkan takjil sianida itu lewat driver ojol, Bandiman (47) tanpa melalui aplikasi.

Namun, orang yang berada di rumah Tomi saat itu menolak menerima paket makanan tersebut, karena merasa tak mengenali pengirimnya. Makanan itu kemudian diberikan ke Bandiman. Bandiman yang tak curiga membawa pulang sate beracun, dan disantap bersama keluarganya di rumah.

Tak berapa lama, istri dan anak keduanya mengalami gejala keracunan. Setelah dilarikan ke rumah sakit, nyawa anak Bandiman yang bernama Naba Faiz Prasetya (10) tak tertolong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini