Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mundurnya 20 Pejabat Dinkes Banten Imbas Korupsi Masker Dipertanyakan

Hambali , Jurnalis-Rabu, 02 Juni 2021 |01:30 WIB
Mundurnya 20 Pejabat Dinkes Banten Imbas Korupsi Masker Dipertanyakan
Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)
A
A
A

TANGERANG SELATAN - Pasca terbongkarnya dugaan kasus korupsi pengadaan masker tenaga kesehatan, kini seluruh pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten kompak mengundurkan diri dengan alasan tidak adanya perlindungan dari pimpinan.

Fenomena itu cukup mengherankan. Sebab, pengunduran diri sejumlah pejabat di lingkungan Dinkes sangat tidak beralasan.

"Jika Dinkes ini bersih dan clean serta tidak ada keterlibatan dalam pusaran oknum yang ditetapkan sebagai tersangka, maka kenapa mengundurkan diri dan merasa khawatir?,” terang Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, Selasa (01/06/21).

Menurut dia, terbongkarnya kasus korupsi itu menjadi momentum untuk membersihkan segala praktik-praktik korupsi yang diduga terjadi dilingkungan Pemerintahan Provinsi Banten. Sehingga tak perlu ada yang dikhawatirkan dengan upaya pengungkapan kasus korupsi tersebut.

Baca Juga: Korupsi Pengadaan Masker KN95 di Banten, Kerugian Negara Rp1,6 Miliar

Seperti diketahui sebelumnya, sebanyak 20 orang pejabat di Dinkes Banten mengajukan pengunduran diri massal. Hal itu tertuang dalam surat pengunduran diri tertanggal 28 Mei 2021, dan ditandatangani di atas materai oleh 20 pejabat eselon III dan IV.

Ada dua poin pernyataan sikap dalam surat yang dibuat para pejabat yang mundur. Pertama, mereka menyatakan telah bekerja secara maksimal dalam melaksanakan tugas sesuai arahan Kepala Dinkes yang dilakukan dengan penuh tekanan dan intimidasi. Kondisi tersebut membuat mereka bekerja dengan tidak nyaman dan penuh ketakutan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement