3 Orang Ditetapkan Tersangka Korupsi Normalisasi Sungai Abab

Bisrun Silvana, iNews · Rabu 09 Juni 2021 23:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 610 2422733 3-orang-ditetapkan-tersangka-korupsi-normalisasi-sungai-abab-7Jl0iJ3N5g.jpg Kejari Pali tetapkan 3 tersangka korupsi normalisasi Sungai Abab (Foto: Bisrun Silvana)

PALI - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menetapkan tiga tersangka dugaan tindak pidana korupsi (TPK) dalam pekerjaan normalisasi sungai Abab, Kecamatan Abab pada Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten PALI Tahun Anggaran 2018, Rabu (9/6/2021).

Kepala Kejari PALI menjelaskan, tim penyidik Kejari PALI berdasarkan hasil ekspose dari tim penyidik menyatakan dalam perkara tersebut telah memperoleh lebih dari 2 alat bukti.

"Untuk itu, tim penyidik menetapkan saat ini ada 3 (tiga) orang yang dianggap patut untuk bertanggung jawab sebagai orang yang melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dalam perkara atas dugaan tindak pidana Korupsi Dalam Pekerjaan Normalisasi Sungai Abab," ujar Kejari PALI Agung Arifianto saat rilis di Kejari PALI bilangan Jalan Merdeka Simpang Palawan, Kelurahan Talang Ubi Selatan didampingi Kasi Pidum Kejari, Kasi Intel dan sejumlah jajaran lainnya, Rabu (9/6/2021).

Baca Juga:  Jadi Tersangka Sejak 2018, Kejagung Akhirnya Tahan Dua Tersangka Korupsi Bank Syariah

Pada penetapan tersangka tersebut, lanjut Agung, berdasarkan surat penetapan tersangka no:print-tap 615,616,617/L.6.22/Fd.1/06/2021, di mana kerugian negara mencapai angka Rp3,2 miliar.

"Ketiga tersangka tersebut berinisial SDH, JD, RN, saat ini para tersangka telah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka, namun dikarenakan para tersangka ingin didampingi oleh PH (Penasehat Hukum, red) sehingga pemeriksaan ditunda dan kami akan melakukan pemanggilan selanjutnya. Dua dari PNS dan satu tersangka lain non PNS," imbuhnya.

Dalam proses penetapan, pihak Kejari telah memanggil saksi yang dilakukan pemeriksaan dalam perkara tersebut sebanyak 36 orang saksi. "Untuk tambahan, dalam kerugian tersebut, para tersangka telah mengembalikan Rp500 juta, kepada kas daerah. Namun, proses hukum tetap kita lanjutkan," tuturnya.

Baca Juga: KPK Panggil 4 Saksi Kasus Suap Infrastruktur di Sulsel

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini