Anak-Anak SD Kumpulkan Donasi untuk Warga yang Terpapar Covid-19

Aan haryono, Koran SI · Rabu 04 Agustus 2021 18:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 519 2450938 anak-anak-sd-kumpulkan-donasi-untuk-warga-yang-terpapar-covid-19-YmmFYMHNfW.jpg Anak-anak SD ikut donasi untuk warga yang terpapar Covid-19 (Foto : Sindonews/Aan)

SURABAYA – Gerakan bersama yang dilakukan berbagai kalangan untuk memutus penularan Covid-19 terus terjadi. Kali ini, anak-anak dari SD Negeri Airlangga 1 Surabaya mengumpulkan donasi untuk membantu penagganan pandemi.

Ratusan pelajar itu mengambil peran dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menangani pandemi Covid-19. Sejak Senin lalu, para pelajar silih berganti datang ke sekolah dengan didampingi orang tuanya untuk menyalurkan bantuan.

Bantuan mulai dari mi instan, minyak goreng, gula hingga beras pun berdatangan. Satu per satu siswa masuk dan meletakkan sembako yang dibawanya, di depan gerbang sekolah.

Terlihat beberapa keranjang ditata rapi lengkap disertai petunjuk tulisan, agar siswa langsung memasukkan bantuannya sesuai dengan kriteria jenis sembako.

Kepala Sekolah SD Negeri 1 Airlangga, Materai Faridhin menuturkan, melalui kegiatan ini diharapkan agar para pelajar menumbuhkan kepedulian dan rasa empati sejak dini kepada lingkungan sekitarnya. Khususnya saat ini adalah warga yang terdampak Covid-19. Selain itu, upaya ini dilakukan untuk membantu Pemkot Surabaya dalam mengatasi dampak pandemi.

“Kami membuat edaran melalui grup Whatsapp bahwa kita menampung bantuan bagi anak-anak yang ingin berdonasi untuk Surabaya Memanggil. Ternyata ada tanggapan baik dari para wali murid, sehingga sejak Senin sudah ramai untuk memberikan sebagian rezekinya,” kata Materai di SD Negeri Airlangga 1 Surabaya, Rabu (4/8/2021).

Baca Juga : Pemprov DKI Siapkan Bansos untuk Anak Yatim Piatu karena Covid-19

Ia melanjutkan, setiap kelas sudah mendapatkan jadwal penyaluran yang ditentukan oleh para pendidik. Bahkan, agar tidak terjadi kerumunan dirinya menyebut ada satu kelas yang penyebarannya dilakukan selama dua hari. Setelah semua bantuan terkumpul, rencananya, bantuan akan diserahkan ke Pemkot Surabaya melalui Kegiatan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S).

“Jadi kita lakukan pengumpulan donasi ini selama dua minggu supaya tidak bergerombol dan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Jadi tanggal 12 akan kami serahkan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia memastikan hingga hari ini bantuan yang sudah terkumpul didominasi oleh beras dan mie instan. Bahkan, tak sedikit dari siswa-siswi tersebut juga menambahkan bantuan dari yang sudah ditentukan seperti minuman teh maupun susu. Menariknya, Materai pun mengungkapkan semua pelajar dari 868 di sekolah tersebut berpartisipasi.

“Pelajar yang inklusi pun juga ikut menyumbangkan. Mereka sendiri yang menyerahkan. Terima kasih para orang tua atas dukungan anda semua,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komite SD Negeri Airlangga 1 Agil Torresia Nirwanasari menambahkan, pihaknya mendukung upaya sekolah untuk menumbuhkan empati terhadap anak-anak. Karena itu, ia bersama para pengurus komite yang lainnya akan tetap mendukung penuh berbagai kegiatan sosial yang diselenggarakan di sekolah.

“Apalagi untuk mengatasi persoalan Covid-19. Kami juga kerap melakukan kegiatan yang sifatnya sosial, jadi kapan pun ada kegiatan ini kami siap membantu,” kata Agil Torresia.

Senada dengan itu, salah satu siswi kelas 6 SD bernama Natalia Wahyu Putri mengaku, senang bisa menjadi bagian dalam membantu Kota Surabaya. Karena itu, ia pun mengajak agar seluruh pelajar se-Surabaya ikut berperan dalam menekan laju penyebaran Covid-19 dengan cara menyisihkan rezekinya untuk warga yang terdampak Covid-19.

“Teman-teman ku di Surabaya, ayo berdonasi ini bermanfaat lho untuk kita semua, kita saling berbagi membantu sesama,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini