Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Angka Kematian Covid-19 Tak Digunakan untuk Sementara Hindari Distorsi Penilaian

Antara , Jurnalis-Rabu, 11 Agustus 2021 |20:07 WIB
Angka Kematian Covid-19 Tak Digunakan untuk Sementara Hindari Distorsi Penilaian
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

Untuk mengatasi hal ini, Jodi menegaskan pemerintah terus mengambil langkah-langkah perbaikan untuk memastikan data yang akurat.

"Sedang dilakukan clean up (perapian) data, diturunkan tim khusus untuk ini. Nanti akan di-include (dimasukkan) indikator kematian ini jika data sudah rapi," katanya.

Jodi menuturkan untuk sementara pemerintah masih menggunakan lima indikator lain untuk asesmen yakni seperti BOR (tingkat pemanfaatan tempat tidur), kasus konfirmasi, perawatan di rumah sakit, pelacakan (tracing), pengetesan (testing), dan kondisi sosio ekonomi masyarakat.

Baca juga: Penyekatan Dihentikan, Jasa Marga Kembali Berlakukan Contra Flow di Tol Dalam Kota

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis angka kematian Covid-19 di Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Jawa Tengah menjadi yang tertinggi dalam tiga pekan terakhir.

Tenaga ahli Kemenkes Panji Fortuna mengatakan bahwa berdasarkan analisis dari data National All Record (NAR) didapati bahwa pelaporan kasus kematian yang dilakukan daerah tidak bersifat realtime dan merupakan akumulasi dari bulan-bulan sebelumnya.

NAR adalah sistem big data untuk pencatatan laboratorium dalam penanganan Covid-19 yang dikelola oleh Kemenkes.

Baca juga: Angka Kematian Covid-19 Bertambah 1.579 Orang, Total 112.198

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement