Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pelepasan Paskibraka Nasional 2021, Menpora Pesan Jaga Perilaku dan Silaturahmi

Kiswondari , Jurnalis-Jum'at, 20 Agustus 2021 |23:49 WIB
Pelepasan Paskibraka Nasional 2021, Menpora Pesan Jaga Perilaku dan Silaturahmi
Pelepasan Paskibraka Nasional 2021. (tangkapan layar)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melepas 68 anggota Paskibraka Nasional 2021 dari 34 provinsi yang telah menyelesaikan tugas mengibarkan Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta pada 17 Agustus 2021.

Menurutnya, ini merupakan kali pertama Paskibraka Nasional diterima dan juga dilepas langsung oleh menteri. Pasalnya, ia ingin menyampaikan pesan secara langsung kepada 68 orang Purna Paskibraka 2021 ini, sebelum kembali ke kampung halaman masing-masing.

"Kenapa saya mau datang jauh-jauh ke sini, saya ingin bertemu dengan kalian. Sekali lagi sama saya mau menyampaikan terima kasih, terima kasih karena kalian sudah menjalani Diklat di tempat ini hampir sebulan dan tidak ada hal terganggu. Itu berarti kalian menjalani dan mematuhi semua yang diperintahkan oleh kakak pembina dengan sungguh-sungguh, makanya saya datang ke sini mau terima kasih," kata Amali dalam sambutannya secara virtual di PP PON, Cibubur, Jakarta, Jumat (20/8/2021).

Terima kasih yang kedua, Amali melanjutkan, karena para Paskibraka sudah melakukan tugas dengan baik dan sempurna pada 17 Agustus lalu. Baik saat menaikkan maupun menurunkan bendera Merah Putih. Tidak seperti upacara bendera pada situasi normal, ia pun mengaku khawatir saat menyaksikan proses itu, karena ini dilaksanakan di saat yang tidak normal, di saat pandemi Covid-19.

"Yang bikin saya agak deg-degan, jangan sampai ini terpengaruh dan kalian ada apa-apa. Tapi alhamdulillah karena kalian bisa laksanakan itu dengan baik," ucapnya.

Terima kasih yang ketiga, kata mantan Ketua Komisi II DPR ini, karena para Paskibraka ini sudah dipercaya provinsi masing-masing, berarti mereka adalah orang-orang pilihan. Apalagi, pasti banyak orang yang bisa melakukannya, khususnya di provinsi yang jumlah penduduknya besar seperti Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tetapi, hanya 2 orang yang terpilih yaitu semua yang berada di sini.

Untuk itu, ia berpesan agar para purna Paskibraka harus menjaga perilaku menerapkan apa yang sudah didapatkan selama di Diklat.

Baca Juga : Pelepasan Paskibraka Nasional 2021, Menpora Sebut Banyak Anggota Betah Diklat di Cibubur

"Juga ada tugas yang beberapa hari yang lalu di Istana, kalian sudah dikukuhkan menjadi Duta Pancasila, dan itu tugas. Jangan sampai di antara kalian malah tiba-tiba ada yang yang berperilaku yang tidak sesuai dengan apa yang didapatkan selama Diklat, bahkan perilaku-perilaku menyimpang," pesan Amali

Karena, kata dia, pihaknya memonitor semua Purna Paskibraka dan semua ada datanya, soal bagaimana perjalanan kalian di daerah, dan juga sebentar lagi para purna Paskibraka ini akan meneruskan ke perguruan tinggi. Deputi Bidang Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam juga menyampaikan banyak yang ingin meneruskan ke Akpol dan juga Akmil.

"Apapun pilihan kalian setelah selesai, tamat atau lulus dari SMU maka jalani itu, lakukan dengan sebaik-baiknya dengan semangat-semangat sebagai Purna Paskibraka," pintanya.

Amali menegaskan, harus ada pembeda antara Purna Paskibraka dengan yang lainnya, karena permah dilatih di Diklat Paskibraka, pernah dilatih oleh Kemenpora. Karena, kalau melalukan penyimpangan maka bukan hanya mempermalukan diri sendiri dan keluarga, tapi juga semua pelatih, pembina dan juga Kemenpora. Meskipun usia muda ini sangat banyak godaan untuk hal-hal negatif dan juga narkoba, harus ingat sebagai purna Paskibaraka Nasional.

"Kalian itu yang membuat kami bangga, melatih, membina, membimbing kalian selama di Cibubur ini dan mohon juga ada timbal balik dari kebanggaan itu kalian menjaga harkat dan martabat diri masing-masing," tegas Amali.

Ia menambahkan, jika suatu hari dirinya dan Asdep Ibnu ditugaskan ke daerah masing-masing, jangan lupa untuk mampir menyapa baik diundang ataupun tidak. Jika memang ada di tempat itu, usahakan bertemu supaya silaturahmi tetap terjaga karena, purna Paskibraka ini sudah menjadi bagian dari Kemenpora.

"Titip pesan dan salam untuk keluarga di rumah, untuk teman-teman, untuk bapak dan ibu guru kalian, serta untuk pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota tempat kalian berada dalam ridho dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah subhanahu wa ta'ala," ucap Amali.

"Dengan mengucap syukur, amdulillahirobbilalamin pada malam hari ini saya secara resmi melepas kalian semua untuk kembali ke daerahnya masing-masing. Bagi yang masih betah Pak Ibnu masih menyiapkan tempat bagi yang masih betah, tapi kalau yang sudah ya sudah silakan untuk kembali," tuturnya.

Dalam acara tersebut, setiap Paskibraka diberikan cinderamata oleh Menpora berupa foto bersama saat bertugas 17 Agustus kemarin. Masing-masing Paskibraka juga diminta untuk menyampaikan kesan-kesan selama sebulan berada di Diklat.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement