Zinc berfungsi mengaktifkan sel imunitas dalam tubuh dan status zinc dapat diukur melalui kadar zinc dalam plasma. Salah satunya dipengaruhi oleh asupan zinc baik dalam bahan makanan maupun suplementasi. Kadar normal zinc dalam plasma adalah 0,66-1,10 μ g/mL.
Asupan zinc yang tidak memenuhi kebutuhan mempunyai dampak negatif yang menyebabkan terjadinya atropi pada timus, lymphopenia, dan selanjutnya dapat terjadi kegagalan dalam melawan infeksi dalam bentuk mikroba atau virus.
3. Lonicera Japonica
Buah ini juga dikenal dengan nama Honeysuckle Berry yang biasa ditanam di Eropa timur, Kanada dan Asia dan telah terdaftar sebagai makanan tradisional dari negara ketiga di bawah peraturan Uni Eropa hanya pada Desember 2018. Buah ini tahan terhadap cuaca dingin, hama, berbagai keasaman tanah, dan penyakit.
Honeysuckle Berry dapat meningkatkan kesehatan yang berfungsi sebagai antivirus, antikanker, antiinflamasi, dan antioksidan. Tentunya memiliki kandungan yang luar biasa, seperti fitokimia dengan konsentrasi senyawa fito yang tinggi, terutama asam hidroksisinamat, asam hidroksibenzoat, flavanol, flavon, isoflavon, flavonol, flavanon, dan antosianin.
4. Forsythia