"Tapi apakah nanti seperti itu? Minggu besok rencana kita akan berkoordinasi dengan Forkopimda terutama jajaran Satlantas Polres Bogor, Cianjur, Sukabumi, bersama dengan Dirlantas Polda Jabar dan Korlantas Polri, sama ibu Bupati juga Forkopimda untuk merumuskan termasuk juga melibatkan masyarakat. Nanti kita harapkan saat membuat regulasi itu, dari kepolisian yang biasa melakukan dan melihat kondisi yang ada itu bisa nanti langsung kita siapkan seperti apa, pasal-pasalnya seperti apa," tutur Budi.
Sejauh ini, lanjut Budi, uji coba ganjil genap di Jalur Puncak diklaim bisa menekan mobilitas sekitar 30-40 persen. Namun, tidak menutup kemungkingkan uji coba ganjil genap akan diperpanjang jika dibutuhkan sampai ada regulasi yang dikeluarkan Kemenhub.
"Mudah-mudahan sudah kelihatan formatnya seperti apa, kemudian skemanya seperti apa dan informasi yang kita dapatkan dari temen-temen Satlantas memang bisa menurunkan volume kendaraan 30-40 persen kurang lebih. Tapi kalau memang ini akan menjadi satu pola yang tetap, itu kemudian akan kita percepat menyangkut masalah regulasi. Jadi kalau memang sambil regulasi kita berproses, kalau memang minggu depan masih belum selesai ya kita akan lakukan uji coba lagi (ganjil genap)," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.