JAKARTA - Wajah tersangka penodaan agama Muhammad Kosman alias M Kece tertunduk lesu. Tak ada senyum yang biasa terlontar seperti di konten-kontennya di Youtube.
Luka lebam terlihat jelas di bagian wajah sebelah kanan M. Kece. Luka tersebut bahkan nyaris menyulitkan dirinya membuka mata.
Dalam foto itu, M Kece juga tampak mengalami lebam di bagian kening dan hidungnya. Dia seperti tertunduk dan masih mengalami kesakitan usai mendapatkan penganiayaan.
M. Kece diduga dianiaya oleh mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen Pol Napoleon Bonaparte di tahanan Mabes Polri.
Napoleon Bonaparte sendiri sudah menyampaikan surat terbuka dan siap bertanggung jawab atas aksinya tersebut apa pun risikonya.
Dia menyampaikan surat terbuka alasannya menganiaya M Kece. Menurut dia, perbuatan Kece dan beberapa orang tertentu yang diduga menistakan agama sangat membahayakan persatuan, kesatuan, dan kerukunan umat beragama di Indonesia.
"Saya akan mempertanggungjawabkan semua tindakan saya terhadap Kece. Apapun risikonya semoga kita semua selalu berada dalam perlindungan Allah SWT, dan hidup rukun sebagaimana yang ditauladani oleh para pendiri bangsa kita," kata Napoleon dalam surat terbukanya, Minggu (19/9/2021).
Baca juga: Aniaya M Kece, Irjen Napoleon: Saya Akan Bertanggung Jawab Apa pun Risikonya
Napoleon menegaskan bahwa dirinya dilahirkan sebagai muslim dan dibesarkan dalam ketaatan agama Islam yang rahmatan lil alamin. Dia pun tak terima Islam dilecehkan oleh M. Kece sehingga bersumpah akan melakukan tindakan terukur.
"Siapa pun bisa menghina saya, tapi tidak terhadap Allahku, AlQuran, Rasulullah SAW dan akidah Islamku, karenanya saya bersumpah akan melakukan tindakan terukur apa pun kepada siapa saja yang berani melakukannya," tegas dia.
Baca juga: Irjen Napoleon: Setiap Orang Berhak Hina Saya tapi Tidak Terhadap Allah, Rasul, Alquran dan Islamku
Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi menduga bahwa Napoleon sengaja membuat surat terbuka tersebut untuk mencari simpati publik maupun kelompok tertentu.
"Nggak akan berpengaruh, itukan maksudnya untuk mencari simpati dari kelompok tertentu," kata Andi saat dikonfirmasi Okezone.
Baca juga: Divonis 4 Tahun Penjara, Irjen Napoleon Bonaparte: Apa Perlu Saya Goyang TikTok?
Andi menegaskan bahwa penyidik tak akan terpengaruh terkait surat terbuka tersebut. "Tapi saya pastikan penyidikan tidak akan terpengaruh," tandasnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.