Cegah Kerumunan saat Nataru, Gunungkidul Lakukan Penyekatan di Sejumlah Lokasi

MNC Portal, · Minggu 28 November 2021 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 340 2508589 cegah-kerumunan-saat-nataru-gunungkidul-lakukan-penyekatan-di-sejumlah-lokasi-vmc2MXJEDv.jpg Sejumlah lokasi disekat saat libur nataru/ MPI

JAKARTA - Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 saat libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) serempak digelar di seluruh Indonesia. Namun banyak daerah yang memiliki sejumlah pantai eksotis akan dipadati wisatawan. Hal ini diperkirakan akan menimbulkan kerumunan.

(Baca juga: Gempa Pacitan, Warga Gunungkidul Panik Berlarian Sambil Teriak Lindu)

Oleh karena itu, sejumlah daerah sudah menyiapkan sejumlah langkah-langkah untuk mengatasi hal tersebut.

ist

"Kita akan menyesuaikan dengan instruksi pemerintah pusat dan pastinya akan ditindaklanjuti untuk seluruh masyarakat Gunungkidul. Jangan sampai menimbulkan kerumunan dan kita akan kembali ke Level III, karena saat ini Gunungkidul berada di Level II," ujar Bupati Gunungkidul Sunaryanta usai menerima penghargaan sebagai Best Inspiring Leader 2021 di Jakarta.

(Baca juga: ASN Dilarang Cuti saat Libur Natal dan Tahun Baru, Kecuali...)

Pihaknya juga akan tetap membuka tempat-tempat pariwisata namun dengan kapasitas yang terbatas. “Pariwisata akan tetap dibuka tapi dengan kapasitas tertentu dengan protokol kesehatan yang ketat. Kita juga ada tempat-tempat penyekatan untuk mengurangi kepadatan dan masuknya warga dari luar Gunungkidul. Kita akan dibantu dengan TNI-Polri dan ormas yang lainnya,” katanya.

Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak menggelar perayaaan tahun baru dan juga masyarakat Gunungkidul yang diperantauan untuk tidak pulang kampung.

“Kita mengimbau untuk seluruh warga Gunungkidul maupun yang diperantauan untuk tetap di rumah saja. Karena penerapan Level III ini juga tidak lama sampai tanggal 2 Januari,” imbaunya.

Bupati menambahkan, pihaknya juga menghentikan pembelajaran tatap muka (PTM) di semua sekolah yang menjadi klaster Covid-19.

"Karena beberapa waktu lalu ada sejumlah siswa di Gunungkidul yang terpapar Covid-19 saat pembelajaran tatap muka. Sudah kita hentikan semuanya. Kita meminta semua sekolah di Gunungkidul untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan yang ketat," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini