"Untuk meneruskan kembali program NU dalam 5 tahun ke depan antara lain menuntaskan program dan terobosan yang telah kita rintis, pembangunan Univeristas NU dan ITS NU yang sampai saat ini sudah ketika periode Menteri Pak Nuh 24, periode Menteri Pak Nasir sampai ke-38. Periode Pak Nadiem ini ditambah 5 jadi 43," katanya.
Kemudian, lanjut Said Aqil, program pengiriman mahasiswa S1, S2, hingga S3 ke berbagai bidang seperti sains dan teknologi ke Eropa, Amerika, Australia, Rusia, Cina, dan India. Lalu yang jurusan agama ke Maroko, Al Azhar Mesir dan ke Saudi Arabia.
Dia berujar program tersebut selalu dijalankan agar dapat mencetak kader-kader NU yang andal yang mampu memahami agama Islam sebagai agama kemanusiaan, agama peradaban, dan agama Kebudayaan.
"Bukan hanya pemahaman teologi dan Syariah saja. Juga kemandirian ekonomi, digitalisasi, database, dan layanan bagi warga Nu Inshaallah akan kita teruskan, kita sempurnakan, kita tingkatkan yang sekarang sudah kita mulai di periode sekarang ini," kata Said Aqil.
Baca juga: Muktamar NU Resmi Ditetapkan pada 23-25 Desember 2021
(Widi Agustian)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.