Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wagub Ariza Imbau Orangtua Murid Pantau Prokes selama PTM

Muhammad Farhan , Jurnalis-Selasa, 15 Februari 2022 |13:14 WIB
Wagub Ariza Imbau Orangtua Murid Pantau Prokes selama PTM
Wagub DKI Ariza (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria atau Ariza mengatakan bahwa pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah Ibu Kota sudah berjalan baik.

"Ya evaluasi PTM sejauh ini berjalan cukup baik ya tidak ada kendala yang berarti," kata Ariza kepada wartawan pada Selasa (15/2/2022).

Namun, ia pun mengimbau kepada orangtua murid agar memantau jalannya protokol kesehatan (prokes) di sekolah.

"Kami minta para orangtua anak-anak memastikan melaksanakan protokol kesehatan dengan baik," ujar Ariza menambahkan.

Ariza menyoroti sejumlah prokes yang kerap diabaikan pelajar seperti perjalanan menuju sekolah, terutama menggunakan kendaraan umum.

Baca juga: Klaster Perkantoran Sumbang Kenaikan Covid-19, Wagub Minta Satgas Tingkatkan Pengawasan

Dia pun mengimbau orang tuamurid untuk tetap memantau buah hatinya agar segera pulang ke rumah selepas melakukan PTM di sekolah.

"Terutama dalam perjalanan yang menggunakan kendaraan umum begitu juga setelah pulang dari sekolah. Selesai sekolah segera pulang ke rumah masing-masing jangan mampir-mampir," ujar Ariza.

Baca juga: Wagub Ariza: Kami Terus Kaji dan Evaluasi Ganjil-Genap

Lebih jauh, politisi Partai Gerindra itu menerangkan bahwa varian Omicron tidak terlalu berbahaya, tetapi penularannya lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta.

"Jangan main-main Omicron memang tidak berbahaya cuma penularannya sangat cepat ya dibandingkan varian Delta," kata Ariza menegaskan.

Diberitakan sebelumnya, Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, Pemprov menghormati masukan dari sejumlah masyarakat, asosiasi, dan organisasi terkait penghentian sementara PTM selama satu bulan. Namun, Kemendikbud Ristek per tanggal 4 Februari 2022, telah mengeluarkan kebijakan PTM 100% menjadi menjadi 50%.

Ariza melanjutkan, pihaknya akan melakukan analisis dan evaluasi terkait keamanan dari pelaksanaan PTM 50% selama beberapa waktu ke depan."Kita coba dulu ini, kedepan efektivitasnya, sejauh mana PTM 50% bisa menurunkan kasus di sekolah. Kita lakukan evaluasi, nanti dari evaluasi itu kita sampaikan ke pemerintah pusat," kata Ariza kepada wartawan Senin (7/2/2022).

Terkait kenaikan kasus Covid-19 yang terjadi pada pelajar maupun tenaga pendidik, Ariza memastikan hal tersebut terjadi di luar lingkungan sekolah.

Baca juga: Yogyakarta Hentikan PTM jika Muncul Kasus Covid-19 di Sekolah

(Fakhrizal Fakhri )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement