Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Banjir dan Longsor Terjang Manggarai, Jalur Ruteng Menuju Reo Tertutup Material

Tim Okezone , Jurnalis-Sabtu, 26 Februari 2022 |17:23 WIB
Banjir dan Longsor Terjang Manggarai, Jalur Ruteng Menuju Reo Tertutup Material
Banjir di Manggarai, NTT (Foto: BNPB)
A
A
A

JAKARTA - Banjir dengan ketinggian 100-150 sentimeter merendam tiga desa dan satu kelurahan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (26/2/2022). Peristiwa itu terjadi akibat sungai Wae Pesi meluap setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada pukul 00.30 WIB.

Demikian informasi dari Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.

Baca Juga:  690 Bencana Melanda Indonesia di 2022, Terbanyak Banjir

Dia mengatakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai mencatat ada sebanyak 5 ekor sapi hanyut, 2 unit perahu nelayan rusak terdampak banjir. Adapun permukiman warga banyak yang terendam banjir dan saat ini masih dalam pendataan.

"BPBD Kabupaten Manggarai juga melaporkan ruas jalan yang menghubungkan Ruteng-Reo tertutup material longsor di titik Gapong dan sekitarnya. Akibatnya mobilitas warga menjadi terhambat," katanya.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini cuaca yang mana, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Manggarai dan sekitarnya hingga Minggu 27 Februari.

Baca Juga:  Surabaya Kebanjiran, Sumbatan di Mana-Mana

Menyikapi adanya informasi peringatan dini dari BMKG di atas, maka Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta kepada seluruh unsur pemangku kebijakan di daerah agar segera mengambil tindakan yang dianggap perlu dalam rangka pencegahan, mitigasi dan peningkatan kapasitas.

"Upaya seperti susur sungai, normalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS), pembersihan lingkungan di sepanjang aliran sungai dan selokan menjadi penting dilakukan dengan harapan mampu meminimalisir dampak bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca," pungkasnya.

(Arief Setyadi )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement