GUS DUR dikenal jenaka. Bahkan, kisah pemilik nama asli Abdurahman Wahid itu masih mengundang gelak tawa hingga saat ini.
Suatu ketika Gus Dur bersama tokoh Islam Jalaluddin Rakmat diundang Presiden Iran. Saat itu, sekira tahun 1980 an, mereka ke Iran untuk berdialog soal prospek pembangunan di negara Islam.
Baca Juga: Humor Gus Dur: Mesin Faks Tidak Masuk Akal!
Untuk mengisi waktu dalam perjalanan menuju Istana Kepresidenan Iran, Jalaluddin terlibat perbincangan dengan Gus Dur. Kala itu, Jalaluddin bertanya tentang studi yang diambil putri pertama Gus Dur.
"Anak kiai kok ambil jurusan Psikologi?" ujar Jalaluddin mengomentari jawaban Gus Dur.
"Soalnya orang-orang NU banyak yang gendheng (gila)," timpal Gus Dur.
Mendengar jawaban Gus Dur, Jalaluddin justru terpancing. "Nampaknya anak Anda dikirim ke dunia untuk berkhidmad kepada bapaknya. Bukan untuk orang NU. Supaya bisa mengobati bapaknya," urai Jalaluddin dengan nada serius.
Gus Dur pun tertawa keras karena berhasil memancing respons rekan seperjalanannya agar sedikit rileks.
Kisah ini diceritakan oleh tokoh Islam Jalaluddin Rakmat dalam buku Ger-Geran Bersama Gus Dur: Edisi Spesial Mengenang Gus Dur karya Hamid Basyaib (2010).
Baca Juga: Humor Gus Dur: Kalah dari Mantan Jaksa Agung!
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.