Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dilaporkan Usai Kritik Luhut, Masinton Ogah Tanggapi Laporan Sirkus Lawak

Kiswondari , Jurnalis-Selasa, 19 April 2022 |13:54 WIB
Dilaporkan Usai Kritik Luhut, Masinton Ogah Tanggapi Laporan Sirkus Lawak
Masinton Pasaribu. (Foto: Dok Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Anggota Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu ogah menanggapi laporan yang menyasar dirinya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Laporan disampaikan Koordinator Relawan Indonesia Bersatu (RIB) Risman Hasibuan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (18/4) kemarin.

Menurutnya, itu hanya laporan sirkus lawak dan dia pun mempertanyakan legal standing pelapor dirinya.

"Mohon maaf saya gak tanggapi laporan sirkus lawak-lawak. Apa Legal standingnya melaporkan," kata Masinton kepada wartawan, Selasa (19/4/2022).

Menurut politikus PDIP ini, dirinya akan mengapresiasi jika pelapornya ini langsung membawa big data yang dimaksud Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. Karena itu merupakan bentuk transparansi informasi ke publik dan publik pun akan senang.

Baca juga: Kritik Keras Luhut, Masinton Pasaribu Dilaporkan ke MKD DPR

"Kalau yang bersangkutan langsung melaporkan ke MKD dengan membawa big data otentik, itu baru top dan sekaligus bentuk transparansi informasi ke publik. Rakyat pasti senang dengan pejabat yang menyampaikan informasi jujur dan terbuka. Rakyat menunggu kejujuran bukan mobilisasi laporan," tukasnya.

Anggota Komisi XI DPR ini mempertanyakan bahwa hari ini masih ada yang menggunakan cara-cara otoritarian dan antikritik. Padahal itu teori dan praktik usang.

Dia menegaskan bahwa kebohongan tidak bisa ditutupi dengan mobilisasi sentimen SARA atau pelaporan, alih-alih memberikan pertanggungjawaban atas klaim 110 juta big data.

"Kebohongan informasi tak bisa ditutupi dengan mobilisasi sentimen primordialisme SARA, tekanan dengan pelaporan. Rakyat menunggu transparansi dan pertanggungjawaban pejabat pemerintah atas big data 110 juta rakyat yang diklaim menginginkan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden," pungkas Masinton.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement