Share

Lantai Masjidil Haram Terasa Dingin dan Sejuk di Tengah Panas yang Terik, Ini Rahasianya

Susi Susanti, Okezone · Kamis 21 April 2022 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 21 18 2582814 lantai-masjidil-haram-terasa-dingin-dan-sejuk-di-tengah-panas-yang-terik-ini-rahasianya-OgMJxyEQ70.jpg Ibadah umrah dan haji di Makkah (Foto: Khaleej Times)

MAKKAH - Bagi siapa saja yang pernah menunaikan ibadah umrah atau haji, mereka mungkin akan merasakan kesejukan di bawah kaki saat menginjakkan kaki di lantai marmer Masjidil Haram dan di sekitar Kakbah di Makkah.

Banyak yang memperdebatkan alasan di balik rasa dingin, mengingat suhu musim panas yang membakar di Arab Saudi.

Kantor Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci mengatakan kepada Al Arabiya bahwa alasan utama lantai terasa dingin yakni jenis marmer yang digunakan.

Pihak berwenang telah menepis klaim bahwa alasan sebenarnya di balik kesejukan itu adalah serangkaian pipa air dingin yang diletakkan di bawah lantai marmer.

 Baca juga: Perluasan Masjidil Haram, 80 Tempat Salat Disiapkan untuk Tampung Jamaah Selama Ramadan

Arab Saudi mengimpor lantai marmer Thassos langka dari Yunani yang memantulkan sinar matahari dan pada gilirannya panas di siang hari. Ini membuat lantai tetap dingin, sekaligus memudahkan para jamaah melangsungkan ibadahnya di sana.

Baca juga: Masjidil Haram Kembali Gelar Buka Puasa Bersama, Pertama dalam 2 Tahun 

Marmer ini terbuat dari marmer Thassos Yunani yang langka, yang dikenal dapat memantulkan panas dan memantulkan sinar matahari. Marmer ini membuat lantai Masjidil Haram di Makkah tetap sejuk, bahkan di bawah 50 derajat Celcius.

Dikutip Antara, marmer tersebut didatangkan langsung dari daerah bernama Thassos di utara Yunani, sehingga diberi nama marmer Thassos.

Thassos adalah sebuah pulau di Yunani yang memiliki luas 380 km persegi. Pulau dengan pantai yang indah ini telah menghasilkan marmer putih selama ratusan tahun dan banyak digunakan oleh orang Romawi.

Marmer Thassos adalah kristal putih khas batuan alam, dan telah lama terbukti memberikan kesejukan dan mengurangi panas.

Berkat marmer thassos, lantai Masjidil Haram tetap sejuk meski suhu di Makkah isa mencapai 50 derajat Celcius. Jamaah pun tak perlu repot berjinjit karena kepanasan.

Khusus di Masjidil Haram, marmer thassos didatangkan dalam bentuk balok batu langsung dari Yunani, kemudian diolah dan dibentuk khusus di Arab Saudi.

Pemasangan marmer thassos di Masjidil Haram diawali dengan pemotongan segi empat dengan tebal masing-masing 5 cm. Tingkat ketebalan ini juga mempengaruhi kesejukan lantai Masjidil Haram.

Berdasarkan situs jual beli Alibaba, harga marmer thassos yang didatangkan langsung dari Yunani mencapai USD200 (Rp2,8 juta) per meter persegi.

Selain di dalam Masjidil Haram, marmer thassos juga dipasang di area sekitar Kakbah, agar jamaah tidak kepanasan saat menginjaknya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini